Wali Orang-orang Buta: Kekasih Allah yang Berempati Tinggi

Ilustrasi dzikir dan doa para wali.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Begitu banyak kisah hidup sufi yang menggugah hati. Salah satunya adalah Syekh Abu al-Abbas Ahmad bin Ja’far al-Khazraji, yang lebih dikenal sebagai Syekh Sibti. Seorang alim yang hidup di Maroko pada abad ke-12 Masehi ini dikenal memiliki empati yang luar biasa.
Pria kelahiran kota Sebta (sekarang Ceuta), sebuah pulau dekat Maroko yang kini menjadi wilayah Spanyol itu merupakan salah satu dari Sab’atu Rijal atau “Tujuh Wali Marrakesh” yang sangat dihormati di sana.
Namun, ketenarannya tidak berasal dari keajaiban yang mencengangkan, melainkan dari ketulusan hatinya dalam berbuat baik.
Dia lahir pada era akhir dinasti Murabithin. Ini merupakan dinasti Muslim Berber yang berkuasa di Maroko dan Spanyol pada abad ke-11 hingga ke-12. Didirikan oleh Abdallah bin Yasin, dinasti ini memainkan peran penting dalam mencegah jatuhnya Andalusia ke tangan kerajaan Kristen di Spanyol setelah mengalahkan koalisi Kastila dan Aragon pada Pertempuran Zallaqah tahun 1086.
Ibu kota mereka adalah Marrakesh, yang didirikan pada tahun 1062. Dinasti ini mencapai puncak kejayaannya di bawah pemerintahan Yusuf bin Tasyfin, yang memerintah dari tahun 1072 hingga 1106 dan berhasil memperluas wilayah kekuasaan mereka hingga Aljazair dan Spanyol bagian selatan.
Namun, kemewahan dan lemahnya para penguasa selanjutnya menyebabkan kemunduran dinasti ini, hingga akhirnya jatuh ke tangan Dinasti Muwahhidun pada tahun 1147.
Sibti hidup di saat Murabithin berada dalam kondisi sosial yang sering kali dipenuhi gejolak. Meskipun berasal dari lingkungan yang cukup berpendidikan, sang alim memilih jalan zuhud dan pengabdian yang sederhana. Penampilannya terawat rapi, tutur katanya fasih dan menyejukkan, serta pembawaannya yang ramah membuat dirinya mudah diterima banyak komunitas. Namun, yang paling membedakannya adalah sifat belas kasihnya yang luar biasa, terutama kepada mereka yang paling terpinggirkan.
Artikel terkait
Berita terbaru
Sepuluh Gol, Dua Kepala Daerah, Satu Bahasa Kepemimpinan: Gus Barra dan Subandi Berbagi Drama di Gelora Delta
SIDOARJO | KEMPALAN — Sepuluh gol, dua kepala daerah, dan satu pesan tentang kepemimpinan. Stadion Gelora Delta Sidoarjo menjadi saksi sebuah pertandingan yang lebih...
Polemik Hands Ball Rizky Ridho saat Persija Jakarta Kalahkan Persebaya Jadi Sorotan
ADVERTISEMENTS harapanrakyat.com,- Polemik hands ball Rizky Ridho dalam laga Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya kembali menjadi perbincangan suporter di media sosial. Momen tersebut terjadi...
Sah, Manchester United Masuk Zona Degradasi Pekan Ini
Manchester United tengah berada dalam situasi mengkhawatirkan di Liga Inggris 2026/2027. Setan Merah kini terjerembap ke zona degradasi setelah Nottingham Forest meraih k
Hasil Operasi Patuh Krakatau 2026, Polresta Bandar Lampung Tindak 5.954 Pelanggar
Operasi Patuh Krakatau 2026 ditutup, Polresta Bandar Lampung tindak 5.954 pelanggar. Penindakan via ETLE tercatat menurun dibanding 2025.
