Video: Petani “Ogah” Tanam Kedelai, Swasembada Kedelai Sulit Tercapai

Jakarta, CNBC Indonesia- Agrifood Analyst CNBC Indonesia Research, Emanuella Bungasmara Ega Tirta mengungkapkan sejumlah tantangan Indonesia untuk meningkatkan produksi kedelai dalam negeri.
Saat ini produksi kedelai RI hanya berkisar di 350 ribu ton sementara kebutuhan mencapai 2,9 juta ton sehingga kedelai impor dari Amerika Serikat hingga Brazil menjadi andalan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Ega menyebutkan persoalan Keterbatasan lahan dan produktivitas yang masih rendah diakibatkan karena kurangnya minat petani untuk menanam kedelai. Kondisi ini terkait daya saing kedelai lokal terhadap kedelai impor yang rendah sehingga menanam kedelai tidak memberikan banyak keuntungan bagi petani.
Diperlukan upaya meningkatkan daya tarik petani untuk menanam kedelai, mulai dari permodalan, bantuan bibit hingga perluasan lahan. Lalu Seperti apa tantangan RI menggenjot produksi kedelai RI? Selengkapnya simak ulasan Shinta Zahara dengan Agrifood Analyst CNBC Indonesia Research, Emanuella Bungasmara Ega Tirta dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 23/10/2025)
Artikel terkait
Berita terbaru
Sepuluh Gol, Dua Kepala Daerah, Satu Bahasa Kepemimpinan: Gus Barra dan Subandi Berbagi Drama di Gelora Delta
SIDOARJO | KEMPALAN — Sepuluh gol, dua kepala daerah, dan satu pesan tentang kepemimpinan. Stadion Gelora Delta Sidoarjo menjadi saksi sebuah pertandingan yang lebih...
Polemik Hands Ball Rizky Ridho saat Persija Jakarta Kalahkan Persebaya Jadi Sorotan
ADVERTISEMENTS harapanrakyat.com,- Polemik hands ball Rizky Ridho dalam laga Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya kembali menjadi perbincangan suporter di media sosial. Momen tersebut terjadi...
Sah, Manchester United Masuk Zona Degradasi Pekan Ini
Manchester United tengah berada dalam situasi mengkhawatirkan di Liga Inggris 2026/2027. Setan Merah kini terjerembap ke zona degradasi setelah Nottingham Forest meraih k
Hasil Operasi Patuh Krakatau 2026, Polresta Bandar Lampung Tindak 5.954 Pelanggar
Operasi Patuh Krakatau 2026 ditutup, Polresta Bandar Lampung tindak 5.954 pelanggar. Penindakan via ETLE tercatat menurun dibanding 2025.
