Potret Chaos Demo Antipemerintah, Rumah Politisi Dibakar-PM Resign

Para demonstran berdiri diatas air mancur setelah berhasil memasuki kompleks Parlemen selama protes terhadap kematian 19 orang pada Senin setelah protes antikorupsi yang dipicu oleh larangan media sosial, selama jam malam di Kathmandu, Nepal, Selasa (9/9/2025). (REUTERS/Adnan Abidi)
Seorang massa duduk di kursi sambil memegang monitor dan telepon yang diambil dari dalam Parlemen selama protes berlangsung. (REUTERS/Adnan Abidi)
Gelombang protes ini dikenal sebagai “demonstrasi Gen Z” karena mayoritas digerakkan oleh kaum muda. Mereka menuding pemerintah gagal memberantas korupsi dan tidak mampu membuka peluang ekonomi. (REUTERS/Adnan Abidi)
Kerusuhan pada Senin lalu pecah setelah pemerintah melarang penggunaan 26 aplikasi media sosial dan layanan pesan instan. Massa mencoba menyerbu parlemen, hingga aparat menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan kerumunan. Amnesty International melaporkan penggunaan peluru tajam yang menyebabkan korban jiwa. (REUTERS/Adnan Abidi)
Aksi massa semakin memanas. Sejumlah orang nekat membakar ban di jalan, melempari polisi dengan batu, bahkan mengejar aparat bersenjata pentungan ke gang-gang sempit. Puncaknya, amarah massa meledak dengan membakar beberapa ruangan di kompleks parlemen. (REUTERS/Adnan Abidi)
Asap hitam tebal dari api terlihat membubung tinggi, sementara banyak warga merekam kericuhan itu dengan ponsel mereka. Kekacauan bahkan mencapai level berbahaya ketika saksi mata melaporkan rumah sejumlah politisi dibakar massa, sementara media lokal menyebut sebagian menteri harus dievakuasi menggunakan helikopter militer. (REUTERS/Adnan Abidi)
Terlihat beberapa massa bahkan dapat menaiki atap bagian parlemen dan mengibarkan bendera. Perdana Menteri Nepal K.P. Sharma Oli resmi mengundurkan diri pada Selasa, hanya sehari setelah kerusuhan berdarah menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya di ibu kota Kathmandu. (REUTERS/Adnan Abidi)
Akibat kebakaran dan kepulan asap di dekat bandara internasional Kathmandu, penerbangan dari sisi selatan terpaksa ditutup sementara. “Kedatangan pesawat dari arah selatan ditangguhkan karena jarak pandang buruk akibat asap kebakaran di sekitar bandara,” kata pejabat otoritas penerbangan Gyanendra Bhul. (REUTERS/Adnan Abidi)
Artikel terkait
Berita terbaru
Kehebohan Tim Cheering Bakar Semangat Peserta Jakarta Running Festival 2026
Liputan6.com, Jakarta – Suasana myBCA Jakarta Running Festival 2026 tak hanya diramaikan oleh para pelari yang berjuang mencapai garis finis. Di sepanjang rute, para...
Intip Koper Traveling Berdesain Sporty ala Mobil Sport, Fungsional untuk Berbagai Perjalanan
Liputan6.com, Jakarta – Saat bepergian, koper tak hanya berfungsi untuk menyimpan barang, tapi juga menunjang kenyamanan dan gaya selama perjalanan. Kapasitas, material, dan desain...
Moto3 Australia 2026 Batal Digelar karena Cuaca Buruk, Veda Ega Pratama Ungkap Kesedihan Usai Pole
Perbesar Veda Ega Pratama pada tes pramusim Moto3 2026 di Sirkuit Jerez. (Honda Team Asia) Liputan6.com, Victoria – Veda Ega Pratama tak bisa tampil...
Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional
Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Papua Tengah memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2026 untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Tanah...
