Ngeri Jet Pribadi Menukik di Florida hingga Jadi Bola Api Raksasa
Sebuah jet pribadi Learjet 60 jatuh di Florida, menewaskan sembilan orang. Insiden ini terjadi dekat resor Trump dan diselidiki oleh otoritas terkait.

Komunikasi terakhir antara pilot jet pribadi yang jatuh di Florida dengan operator lalu lintas udara (Air Traffic Controller) mencuat di publik. Beberapa menit sebelum kecelakaan, pilot melaporkan penumpukan es pada badan pesawat, yang membuat pesawat mengalami turbulensi.
Rekaman komunikasi antara pilot dan operator ATC itu, seperti dilansir CNN dan The Palm Beach Post, Senin (2/11), juga menunjukkan adanya penurunan ketinggian pesawat secara drastis dalam hitungan detik, sebelum pesawat menukik nyaris vertikal dan menghantam tanah.
Berdasarkan rekaman komunikasi radio antara pilot dan operator ATC setempat, yang diperoleh oleh LiveATC.net dan dilaporkan CNN, beberapa menit sebelum kecelakaan, pilot pesawat melaporkan adanya penumpukan es pada badan pesawat, dengan suhu udara di luar mencapai minus 47 derajat Celsius.
Dilaporkan juga turbulensi tingkat sedang yang menyebabkan pesawat terombang-ambing hingga 700 kaki atau sekitar 213 meter. "Kami mengalami pembentukan es tipis yang masih dapat ditangani, dan turbulensi tingkat sedang," lapor pilot jet pribadi tersebut Miami Air Route Traffic Control Center.
Namun tak lama kemudian, setelah melaporkan adanya presipitasi dan meminta izin untuk menaikkan ketinggian, pilot melaporkan kondisi darurat.
"Kami mengalami penurunan 8.000 (kaki) — mayday, mayday — kami mengalami penurunan 10.000 kaki per menit," kata pilot jet pribadi tersebut, yang identitasnya belum diungkap ke publik.
"Kami berada dalam kondisi overspeed dengan laju penurunan ketinggian 20.000 kaki per menit … Kami akan jatuh ke daratan," ucap pilot tersebut, sesaat sebelum komunikasi terputus.
Data dari situs web ADS-B Exchange menunjukkan bahwa jet pribadi itu mengalami penurunan ketinggian 27.000 kaki (8.229 meter) dalam waktu satu menit, tepat sebelum data pelacakan penerbangan terputus.
Laporan lainnya, seperti dikutip The Palm Beach County, menyebutkan bahwa pilot jet pribadi itu mengatakan: "Kami mengalami penurunan ketinggian 22.000 kaki dan pesawat mirip 60 derajat. Kami kehabisan waktu."
Sedangkan menurut laporan New York Post, jet pribadi itu awalnya mengalami penurunan ketinggian 10.000 kaki (3.048 meter) per menit, sebelum meningkat menjadi 20.000 kaki (6.096 meter) per menit. Data penerbangan menunjukkan jet pribadi itu pada akhirnya mengalami penurunan ketinggian 32.000 kaki (9.753 meter) per menit.
Saat kecelakaan terjadi, menurut laporan CNN, terdapat badai yang tersebar di wilayah tersebut dan jet pribadi itu sempat melewati sel badai yang lebih kuat beberapa menit sebelum mengalami penurunan ketinggian. Belum bisa dipastikan apakah badai itu berkontribusi pada kecelakaan ini.
Lihat juga Video: Lubang Besar Bekas Hantaman Pesawat Learjet di Florida
Sumber: detikNews. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Seminar Nasional PENA 8.0, UKM PRISMA UMS Dorong Mahasiswa Wujudkan Inovasi Berkelanjutan dan Kewirausahaan
ums.ac.id, SURAKARTA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PRISMA Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Seminar Nasional Pekan Ilmiah dan Penalaran Mahasiswa (PENA) 8.0 dengan mengusung...
Gubernur Lemhannas: Green Democracy Perkaya Wawasan Calon Pemimpin Nasional
RMBANTEN.COM — Jakarta — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, menerima Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan
PMI Manufaktur Indonesia Melonjak 54, Menko Airlangga Sebut Ekonomi Nasional Menguat
Industri manufaktur Indonesia mencatatkan kinerja ekspansif sepanjang Oktober 2026. Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur nasional naik ke level 54, meningkat dari posisi 52,4 pada...
33 Negara Dibayangi Krisis Pangan. Stok Beras Nasional Tembus 25 Juta Ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai 25 juta ton dan cukup hingga Juli–Agustus
