Mundari akui Isenmulang FC kalah kualitas dari Persib, soroti kesalahan fatal
Pelatih Isenmulang FC Mundari Karya secara terbuka mengakui timnya masih kalah kualitas dari Persib Bandung setelah menelan kekalahan telak 0-4 pada pekan kedelapan BRI Super ANTARA News riau 4 ...

Jakarta (ANTARA) – Pelatih Isenmulang FC Mundari Karya secara terbuka mengakui timnya masih kalah kualitas dari Persib Bandung setelah menelan kekalahan telak 0-4 pada pekan kedelapan BRI Super League. Ia menilai keunggulan kualitas individu dan kolektivitas permainan Maung Bandung menjadi faktor yang sulit diimbangi anak asuhnya.
Dikutip dari laman resmi I.League, Senin, Mundari mengatakan Persib mampu memaksimalkan setiap kesalahan yang dilakukan Isenmulang FC. Tim tuan rumah tampil efektif dan menghukum kelemahan lawan, terutama ketika para pemain kehilangan konsentrasi serta penguasaan bola di area krusial.
Padahal, Isenmulang FC datang dengan ambisi mencuri poin dari markas Persib. Namun, target tersebut harus pupus setelah mereka kesulitan menghadapi tekanan dan intensitas permainan tim tuan rumah.
"Sejak awal saya sudah katakan bahwa menghadapi tim terbaik dengan pemain-pemain terbaik tidak hanya membutuhkan kepercayaan diri," ungkap Mundari.
Isenmulang FC harus mengakui keunggulan Persib dengan skor 0-4 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu.
Empat gol kemenangan Persib masing-masing dicetak Mariano Peralta, Luka Menalo yang membukukan dua gol, serta Marc Klok melalui tendangan indah yang melengkapi pesta gol Maung Bandung.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Usai pertandingan, Mundari menyoroti sejumlah kelemahan mendasar dalam permainan timnya. Rapuhnya transisi permainan dan buruknya penguasaan bola di area berbahaya menjadi persoalan yang membuat Isenmulang FC kesulitan mengembangkan permainan.
Menurut dia, Persib mampu membaca kelemahan tersebut dan memanfaatkannya melalui serangan balik cepat. Strategi itu terbukti efektif, terutama pada babak pertama ketika tiga gol berhasil bersarang ke gawang Isenmulang FC.
Mundari bahkan menilai timnya cukup beruntung karena tidak kebobolan lebih banyak gol sepanjang pertandingan. Meski kecewa dengan hasil tersebut, ia memilih tidak menyalahkan para pemain karena kekalahan itu merupakan tanggung jawab bersama.
Pelatih yang pernah menangani PSPS Pekanbaru tersebut menegaskan dirinya siap memikul tanggung jawab penuh atas hasil buruk yang diraih timnya.
"Ini merupakan kesalahan kolektif dari semuanya, tetapi pada intinya pelatih yang harus bertanggung jawab. Saya bertanggung jawab penuh atas kekalahan ini," pungkas Mundari.
Kekalahan telak tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi Isenmulang FC, khususnya dalam memperbaiki koordinasi antarlini, menjaga penguasaan bola, serta mengantisipasi serangan balik cepat lawan pada pertandingan berikutnya.
Pewarta : Aldi Sultan Editor: Vienty Kumala COPYRIGHT © ANTARA 2026
Sumber: ANTARA News Riau. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Sesi Kedua Majelis Nasional ke-16: Bertekad mewujudkan target pertumbuhan dua digit.
Selama pekan lalu (26-31 Oktober), selain memberikan pendapat tentang rancangan undang-undang utama mengenai keamanan, ekonomi, dan manajemen administrasi, Majelis Nasional mendedikasikan dua sesi akhir...
Masih Trauma Abu Anak Krakatau, Warga Bandar Lampung Kritik Lambatnya Informasi Pemerintah
Warga bandar Lampung menyoroti lambatnya informasi pemerintah terkait Anak Krakatau yang berimbas mereka terlambat merespons abu turun.
NTV SPORTCAST: Bung Harpa Bongkar Sederet Kejanggalan Film Timnas “Longest Wait”
Menurutnya, sebuah film dokumenter seharusnya bertindak sebagai dokumen fakta yang disusun secara holistik dan kronologis, bukan sekadar potongan-potongan dramatisasi tanpa alur yang jelas.
Tanggal Merah 2027: Ada 18 Hari Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama
Tanggal Merah 2027: Ada 18 Hari Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama
