jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA – Imbas kecelakaan yang melibatkan KA Bangunkarta dan kendaraan pribadi di Prambanan, Sleman, PT KAI Daop 6 Yogyakarta meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menyeberang di perlintasan kereta api.
PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 14 kejadian temperan di wilayahnya sepanjang Januari-Oktober 2025.
Pada tahun sebelumnya KAI mencatat 17 kasus temperan sebidang di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengajak masyarakat lebih sadar dan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang.
Hal ini demi menciptakan ekosistem transportasi yang aman dan tertib.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Berhenti sejenak, perhatikan rambu-rambu yang ada,” kata Feni, Jumat (7/11).
Sebagi upaya mendorong terciptanya ketertiban di perlintasan kereta api, pihaknya terus melakukan sosialisasi keselamatan.
“Kesabaran untuk waspada dan mematuhi aturan akan mengantarkan kita selamat sampai tujuan,” ujarnya.





