Pertama Kali ke Sumba, Laura Basuki Ketagihan Ingin Balik Lagi


JAKARTA, KOMPAS.com —
Aktris peran Laura Basuki menyebut pengalaman syuting film Yohanna di Sumba, Nusa Tenggara Timur pada April 2022 lalu sebagai momen yang sulit dilupakan.

Bukan hanya karena tantangan perannya sebagai suster, tapi juga karena pulau tersebut berhasil mencuri hatinya.

“Baru pertama kali. Bikin ketagihan banget karena mereka bukan cuma pemandangan yang bagus tapi juga kehangatan orang-orangnya,” ungkap Laura saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (3/4/2026).

Laura Basuki mengaku masih menyimpan banyak rasa penasaran terhadap Sumba.

Sejumlah destinasi belum sempat ia jelajahi selama proses syuting.

“Banyak tempat-tempat yang aku belum sempat eksplor, kayak ada air terjunnya, pantainya. Pengen sih one day balik lagi ke sana,” tuturnya.

Baca juga: Pengalaman Seru dan Mendebarkan Laura Basuki di Tepi Jurang Sumba

Belanja Kain dan Ngobrol Bareng Ibu-Ibu

Di sela-sela jadwal syuting, peraih Best Actress Asian Film Festival 2025 itu sempat menikmati keseharian warga lokal.

Salah satu momen yang paling berkesan adalah berkunjung ke para penenun tradisional Sumba.

“Aku sempat datang ke ibu-ibu yang bikin kain-kain. Kain-kain Sumba tuh bagus banget, sempat belanja kain, sempat ketemu dengan ibu-ibu penenun di sana,” ceritanya.

Tak hanya itu, sajian kuliner setempat pun meninggalkan kesan tersendiri bagi aktris blasteran Indonesia-Jerman tersebut.

Waktu istirahat syuting kerap diisi dengan obrolan santai bersama warga sekitar.

“Makanannya juga… oh ya, makanan di sana banyak seafood. Jadi di sana kebanyakan cuma ngobrol-ngobrol sama ibu-ibu pas lagi istirahat,” kata Laura sambil tersenyum.

Ia juga menyebut bahwa Sumba adalah destinasi yang sangat ramah kamera.

“Kamera asal aja semuanya photogenic gitu di sana,” ujarnya.

Baca juga: Laura Basuki Prihatin dengan Kehidupan Anak-anak di Sumba

Tentang Film Yohanna

Dalam Yohanna, Laura memerankan seorang suster Katolik muda yang dikirim dalam misi kemanusiaan di Sumba pascabencana Badai Tropis Seroja.

Misi tersebut berubah menjadi ujian berat ketika mobil pikap berisi bantuan yang ia bawa dicuri, memaksanya terjun langsung menghadapi realitas sosial yang keras sekaligus mengguncang imannya.

Film garapan sutradara Razka Robby Ertanto ini merupakan kolaborasi produksi antara Indonesia, Inggris, dan Italia, dan telah mengantongi sejumlah penghargaan bergengsi di festival internasional. Yohanna tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 April 2026 dengan klasifikasi Semua Umur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Read More

Baca Juga