Pejabat AS Ungkap Rencana Pembangunan Perumahan di Gaza yang Diduduki Israel

loading…
Tanda kuning menunjukkan wilayah yang diduduki pasukan Israel di Jalur Gaza. Foto/anadolu
TEL AVIV – Seorang pejabat pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi laporan bahwa mereka sedang menyusun rencana membangun perumahan bagi ribuan warga Palestina yang “disaring” di belakang apa yang disebut garis kuning di Gaza, yang diduduki pasukan Israel. Kabar itu menurut laporan The New York Times yang diterbitkan pada hari Rabu (26/11/2025).
Rencana pembangunan perumahan ini, yang dijuluki “Komunitas Aman Alternatif”, dipimpin tim yang terdiri dari pejabat AS dan mantan pegawai Departemen Efisiensi Pemerintah, atau Doge, yang berkantor di hotel mewah tepi pantai Kempinski dan Hilton di Tel Aviv, lapor The New York Times.
Artikel tersebut mengutip puluhan pejabat AS dan orang-orang yang mengetahui rencana tersebut, tetapi memperoleh konfirmasi publik dari Aryeh Lightstone, yang diidentifikasi New York Times sebagai pejabat senior pemerintahan Trump yang memimpin upaya tersebut.
Lightstone, seorang rabi Amerika, menjabat sebagai penasihat senior bagi mantan duta besar AS untuk Israel, David Friedman, selama pemerintahan Trump yang pertama.
Ia telah diidentifikasi sebagai penasihat bagi utusan Presiden Donald Trump, Steve Witkoff.
Menurut The New York Times, ia kini melapor kepada Jared Kushner, menantu sekaligus penasihat Trump, dan berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Wakil Presiden JD Vance.
Tim Lightstone juga mencakup “para taipan Israel” yang tidak disebutkan namanya. Tidak jelas siapa yang menanggung biaya akomodasi Lightstone dan stafnya di Hotel Kempinski dan Hilton, yang biayanya bisa mencapai lebih dari USD700 per malam.
“Ada masalah praktis: Bagaimana kita bisa menempatkan orang-orang di tempat tinggal yang aman sesegera mungkin?” ujarnya kepada New York Times ketika ditanya tentang rencana pengiriman warga Palestina ke Gaza yang diduduki Israel.
Pembersihan Puing akan Dimulai
“Ini adalah cara termudah untuk melakukannya,” ujarnya, menandai pertama kalinya AS secara terbuka mengonfirmasi mereka secara aktif berupaya memindahkan warga Palestina ke Gaza yang diduduki Israel.
Kushner awal tahun ini melontarkan gagasan agar AS dan mitranya membangun kembali sebagian wilayah Gaza yang diduduki oleh pasukan Israel, sementara membiarkan inti wilayah kantong yang dilanda perang tersebut, yang diperintah Hamas, hancur.
Artikel terkait
Berita terbaru
Pengembangan perkotaan cerdas: Menjamin keamanan, pertahanan nasional, pertahanan sipil, dan pembangunan berkelanjutan.
(CLO) Pemerintah bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang mampu menjaga operasional infrastruktur penting dan layanan penting dalam situasi darurat dan pertahanan, memenuhi persyaratan pertahanan...
Keberhasilan PSR di Siak: Produktivitas TBS Koperasi Mitra PTPN IV Lampaui Target Nasional
SIAK, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan oleh PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menunjukkan capaian produktivitas...
Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Mulai Merangkak Naik
Kenaikan harga tersebut rata-rata mencapai Rp200 per kilogram dan mulai dirasakan pedagang sejak tiga hingga empat hari lalu.
Pentagon Pasok 25 Ribu Drone untuk Perkuat Militer AS di Timur Tengah
Metapos.id, Jakarta — Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah melalui pengiriman lebih dari 25.000 sistem
