Friday, 6 November 2026

Terkini
Nasional

Rabu Belajar Jadi Inovasi Pengembangan Kompetensi ASN Pemkot Padang, Diikuti Peserta Nasional

Program Rabu Belajar yang digagas Pemerintah Kota Padang menarik minat lebih dari 1.300 aparatur sipil negara (ASN) dalam satu kali pelaksanaan. Program pembela...

Sumber foto: InfoPublik

Padang, Infopublik – Program Rabu Belajar yang digagas Pemerintah Kota Padang menarik minat lebih dari 1.300 aparatur sipil negara (ASN) dalam satu kali pelaksanaan. Program pembelajaran daring yang dikembangkan secara mandiri oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang ini diikuti sekitar 1.000 ASN Pemkot Padang dan lebih dari 300 peserta dari berbagai instansi di Indonesia.

Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran daring dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperluas akses pengembangan kompetensi ASN, sekaligus membantu aparatur memenuhi kewajiban jam pelajaran (JP) tahunan sebagai bagian dari pengembangan karier dan manajemen talenta.

Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting pada Rabu (4/11/2026) itu menghadirkan Kepala Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pekanbaru, Purjiyanta, sebagai narasumber. Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menyampaikan keynote speech.

Plt. Kepala BKPSDM Kota Padang Tarmizi Ismail mengatakan, respons peserta tidak hanya datang dari lingkungan pemerintah daerah setempat, tetapi juga dari ASN berbagai wilayah Indonesia.

“Setelah kita evaluasi, program Rabu Belajar yang kita laksanakan secara mandiri ini mendapat respons yang sangat baik. Kegiatan ini diminati bukan hanya oleh ASN Kota Padang, tetapi juga ASN dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke,” ujar Tarmizi.

Menurut dia, tingginya minat peserta menjadi dorongan bagi BKPSDM untuk terus meningkatkan kualitas materi dan penyelenggaraan program. Dengan jangkauan yang semakin luas, Rabu Belajar diharapkan berkembang menjadi ruang berbagi pengetahuan dan praktik pengelolaan pemerintahan yang dapat diakses ASN tanpa dibatasi jarak geografis.

Program ini juga relevan dengan kewajiban pengembangan kompetensi aparatur. Dalam bahan yang disampaikan penyelenggara, PNS diwajibkan memenuhi 24 JP pengembangan kompetensi per tahun, sedangkan PPPK sebanyak 20 JP selama masa kontrak. Pemenuhan kompetensi tersebut turut berkaitan dengan pengembangan kapasitas, pemetaan potensi, dan perencanaan karier ASN.

“Partisipan dari luar Kota Padang sudah lebih dari 300 orang, sementara peserta dari Kota Padang mencapai sekitar 1.000 orang. Ini menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi kami di BKPSDM untuk terus meningkatkan kualitas Rabu Belajar agar semakin diminati oleh ASN di berbagai daerah,” kata Tarmizi.

Ke depan, BKPSDM Kota Padang berupaya menjaga konsistensi penyelenggaraan Rabu Belajar dengan menghadirkan materi yang relevan dengan kebutuhan aparatur. Tantangannya bukan hanya mempertahankan jumlah peserta, melainkan memastikan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui pendekatan pembelajaran yang terbuka dan berbasis daring, Rabu Belajar berpotensi menjadi model pengembangan kompetensi ASN yang lebih fleksibel, terjangkau, dan menjangkau lintas instansi. Keberhasilannya pada akhirnya akan ditentukan oleh sejauh mana pembelajaran tersebut mendorong perubahan kapasitas dan kinerja aparatur dalam melayani masyarakat.

Sumber: InfoPublik. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *