Pakar Hukum Ungkap Kesalahan Polda Jabar Izinkan Warga Tangkap Begal Asal tak Mati

Tangkapan Layar Viral Gerombolan Bermotor Melakukan Aksi Begal di Kampung Cibeureum, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Pakar hukum pidana Ramsen Marpaung menilai pernyataan Kabid Humas Polda Jawa Barat Hendra Rochmawan yang memperbolehkan warga menangkap begal asal jangan mati sebagai bentuk kepanikan. Ia menilai seharusnya aparat penegak hukum harus membuat pernyataan yang terukur menurut hukum.
“Kalau polisi, aparat penegak hukum (APH) ngomong begitu (mempersilakan warga menangkap begal asal jangan sampai mati), itu sebenarnya adalah kepanikan APH,” ucap Wakil Ketua DPC Peradi Bandung, Kamis (23/7/2026).
Ia mengatakan pernyataan tersebut seharusnya hanya dapat diungkapkan masyarakat awam hukum. Sedangkan bagi aparat penegak hukum seharusnya mengungkapkan suatu pernyataan yang terukur menurut hukum. “Karena itu bisa bias ditafsirkan oleh masyarakat. Gimana kita bisa mempunyai ukuran menganiaya orang sesuka kita tapi jangan sampai mati? Itu sulit sekali,” kata dia.
Ia menilai pelaku yang diduga begal bisa saja dua tiga kali dipukul tidak mengalami apa-apa. Namun, bagaimana jika baru dipukul sekali di bagian vital lalu meninggal dunia.
“Jadi bagaimana masyarakat dikasih umpan yang menurut saya keliru, boleh menganiaya ya, boleh memukul asal jangan mati? Itu kan grade-nya ini kan: ringan, berat, sangat berat, hampir mati. Nah ini kan bahaya, Hampir mati kan enggak mati. Nah ini kan bahaya. Menurut saya itu keliru,” kata dia.
Artikel terkait
Berita terbaru
Seminar Nasional PENA 8.0, UKM PRISMA UMS Dorong Mahasiswa Wujudkan Inovasi Berkelanjutan dan Kewirausahaan
ums.ac.id, SURAKARTA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PRISMA Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Seminar Nasional Pekan Ilmiah dan Penalaran Mahasiswa (PENA) 8.0 dengan mengusung...
Gubernur Lemhannas: Green Democracy Perkaya Wawasan Calon Pemimpin Nasional
RMBANTEN.COM — Jakarta — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, menerima Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan
PMI Manufaktur Indonesia Melonjak 54, Menko Airlangga Sebut Ekonomi Nasional Menguat
Industri manufaktur Indonesia mencatatkan kinerja ekspansif sepanjang Oktober 2026. Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur nasional naik ke level 54, meningkat dari posisi 52,4 pada...
33 Negara Dibayangi Krisis Pangan. Stok Beras Nasional Tembus 25 Juta Ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai 25 juta ton dan cukup hingga Juli–Agustus
