Melihat Lebih Dekat Pelican Crossing Bundaran HI Usai Viral Cekcok Satpam vs Sopir Alphard

Petugas keamanan (satpam) yang terlibat cekcok dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, akhirnya buka suara. Vicol, begitu dia dipanggil, menjelaskan kronologi kejadian dari versinya via rekaman video.
Menurutnya, peristiwa bermula ketika dia sedang berjaga di penyeberangan saat lampu lalu lintas berganti merah untuk kendaraan dan memberi kesempatan pejalan kaki menyeberang.
“Pada awal kejadian kami lagi menunggu lampu merah di Bundaran HI. Setelah lampu merah tiba, giliran pejalan kaki yang lewat. Pada saat itu juga ada salah satu mobil yang menerobos lampu merah tersebut,” ujarnya seperti dikutip dalam rekaman video yang beredar, Kamis 23 Juli 2025z
Karena kesal, dia mengaku memukul kaca mobil sambil meneriakkan agar pengemudi berhenti.
“Karena saya kesal, saya pukul kaca mobilnya. Saya teriak, ‘Woi, lampu merah!’” katanya.
Dia mengaku kemudian menghampiri mobil yang bergerak perlahan dan kembali menegur pengemudi.
“‘Woi Pak, lampu merah. Saya cuma menyelamatkan nyawa orang lain.’ Terus dia tidak buka kaca mobilnya,” ujarnya.
Menurut pengakuannya, tiga orang kemudian keluar dari mobil, termasuk sopir, lalu terjadi aksi saling dorong.
“Yang dua orang di sebelah kiri keluar, mereka keluar bertiga. Dan sopirnya juga keluar. Mereka dorong-dorong saya,” katanya.
Untuk menghindari keributan di tengah jalan, dia mengaku mengajak seluruh pihak menuju Pos Polisi Thamrin agar persoalan diselesaikan di hadapan petugas.
“Karena saya lihat di belakang saya banyak kendaraan, saya inisiatif membawa atau menyelesaikan masalah tersebut di Pos Polisi,” ucapnya.
Dia mengklaim sepanjang perjalanan menuju pos polisi masih terjadi aksi saling dorong. Sesampainya di lokasi, dia mengetuk pintu pos polisi sebelum akhirnya Kepala Pospol datang.
Di dalam pos polisi, satpam tersebut mengaku sempat menjelaskan kronologi kejadian. Menurut dia, Kepala Pospol kemudian menegur tindakannya karena memukul kaca mobil.
“Kamu salah, kamu tidak ada hak untuk memukul kaca mobil,’” kata Vicol menirukan ucapan Kepala Pospol.
Artikel terkait
Berita terbaru
Seminar Nasional PENA 8.0, UKM PRISMA UMS Dorong Mahasiswa Wujudkan Inovasi Berkelanjutan dan Kewirausahaan
ums.ac.id, SURAKARTA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PRISMA Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Seminar Nasional Pekan Ilmiah dan Penalaran Mahasiswa (PENA) 8.0 dengan mengusung...
Gubernur Lemhannas: Green Democracy Perkaya Wawasan Calon Pemimpin Nasional
RMBANTEN.COM — Jakarta — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, menerima Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan
PMI Manufaktur Indonesia Melonjak 54, Menko Airlangga Sebut Ekonomi Nasional Menguat
Industri manufaktur Indonesia mencatatkan kinerja ekspansif sepanjang Oktober 2026. Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur nasional naik ke level 54, meningkat dari posisi 52,4 pada...
33 Negara Dibayangi Krisis Pangan. Stok Beras Nasional Tembus 25 Juta Ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai 25 juta ton dan cukup hingga Juli–Agustus
