BOLASPORT.COM – Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, merasa jadwal Malaysia Open 2026 berada di periode yang kurang tepat. Fisik mereka belum siap tanding lagi setelah akhir tahun yang sibuk.
Sejak naik kelas menjadi turnamen BWF World Tour Super 1000, Malaysia Open diplot sebagai turnamen pembuka untuk sirkuit bulu tangkis dunia.
Berada di level Super 1000 membuat Malaysia Open menjadi salah satu destinasi utama.
Dengan hadiah uang sebesar 1,45 juta dolar AS (setara 24,2 miliar rupiah) dan poin ranking yang tinggi, Malaysia Open ini memiliki atmosfer prestisius tersendiri.
Namun semua itu bertolak belakang di mata ganda putra andalan tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Pasangan nomor dua dunia ini justru merasa tertekan.
Baca Juga: Malaysia Open 2026 – Alwi Singgung Race to Finals saat Indonesia Disaingi Prancis, Lanier Jadi Lawan Pertama
Berstatus andalan tuan rumah, otomatis Chia/Soh mendapat ekspektasi tinggi untuk menjadi juara di turnamen terbuka terbesar negara mereka ini.
Sudah 11 tahun Negeri Jiran tak pernah lagi mencicipi manisnya gelar ganda putra di kandang sejak Goh V Shem/Lim Khim Wah mempersembahkannya pada Malaysia Open 2014.
Masalahnya, menurut Chia/Soh, jadwal Malaysia Open ditempatkan di periode yang seharusnya menjadi masa istirahat bagi para pemain top.
Sebagai pemain berperingkat tinggi di World Tour, Chia/Soh juga tampil di event terakhir dalam kalender yakni BWF World Tour Finals.
Sejak jadwal Malaysia Open dipindah ke awal tahun, Chia/Soh mencatat hasil minor dengan dua kali tersingkir di babak 16 besar dan paling jauh ke perempat final.
“Saya merasa Malaysia Open datang terlalu cepat untuk kami,” kata Aaron Chia dikutip Bolasport dari New Straits Times.




