Longsor Cibeunying Cilacap, Alat Berat Ditambah Percepat Evakuasi 14 Korban Hilang

SEMARANG, KOMPAS.com – Alat berat terus diterjunkan untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban hilang pada hari ketiga pascalongsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.
Tim gabungan juga terus melanjutkan pencarian 14 korban hilang di lokasi permukiman warga yang tertimpa timbunan longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah bersama instansi terkait lainnya setiap hari melakukan pencarian dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
Mereka terus berjibaku mencari para korban.
Baca juga: Update Longsor Cibeunying Cilacap, 6 Korban Ditemukan Tewas, 14 Masih Hilang, Pencarian Berlanjut
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, menyebutkan bahwa sejumlah alat berat sudah dikerahkan di lokasi pencarian.
Awalnya sudah ada dua unit alat berat, lalu dua unit didatangkan lagi.
Kemudian pada Sabtu, tiga unit alat berat tambahan diterjunkan ke lokasi.
“Tidak menutup kemungkinan akan ditambah lagi untuk mempercepat pencarian korban dengan menyesuaikan kebutuhan di lokasi,” kata Bergas dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/11/2025).
Baca juga: Gemuruh Kembali Terdengar, Warga Panik Tinggalkan Lokasi Longsor Cibeunying Cilacap
Tim gabungan perlu ekstra hati-hati saat melakukan evakuasi mengingat titik pencarian, situasi, dan kondisinya masih relatif membahayakan.
Terlebih pada Sabtu (15/11/2025), cuacanya mendung dan sempat terjadi hujan.
“Kondisi di lapangan, terutama daerah yang terdampak, itu kan tanah longsoran. Tentunya memang harus hati-hati dalam penanganan,” tuturnya.
Menurut Bergas, perihal cuaca harus diwaspadai.
Jika terjadi perubahan cuaca atau hujan, pencarian berpotensi membahayakan.
Seperti saat pencarian hari kedua, di tengah aktivitas, hujan turun dengan deras sehingga pencarian dihentikan sementara.
“Perubahan cuaca tentu akan ada bahaya. Maka, biasanya itu dihentikan dulu. Tanahnya juga jadi lembek. Situasinya di lapangan begitu,” ucap Bergas.
Artikel terkait
Berita terbaru
Pengembangan perkotaan cerdas: Menjamin keamanan, pertahanan nasional, pertahanan sipil, dan pembangunan berkelanjutan.
(CLO) Pemerintah bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang mampu menjaga operasional infrastruktur penting dan layanan penting dalam situasi darurat dan pertahanan, memenuhi persyaratan pertahanan...
Keberhasilan PSR di Siak: Produktivitas TBS Koperasi Mitra PTPN IV Lampaui Target Nasional
SIAK, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan oleh PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menunjukkan capaian produktivitas...
Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Mulai Merangkak Naik
Kenaikan harga tersebut rata-rata mencapai Rp200 per kilogram dan mulai dirasakan pedagang sejak tiga hingga empat hari lalu.
Pentagon Pasok 25 Ribu Drone untuk Perkuat Militer AS di Timur Tengah
Metapos.id, Jakarta — Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah melalui pengiriman lebih dari 25.000 sistem
