Tuesday, 3 November 2026

Terkini
Lampung

Koperasi Desa Merah Putih Gandeng Gakoptindo, Subsidi Kedelai Jadi Prioritas

Koperasi Desa Merah Putih Gandeng Gakoptindo, Subsidi Kedelai Jadi Prioritas

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Koperasi memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) akan bersinergi dengan koperasi yang telah eksis, termasuk Gakoptindo, untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Di saat yang sama, Gakoptindo kembali mendorong pemerintah segera merealisasikan subsidi kedelai guna menjaga keberlangsungan usaha perajin tempe dan tahu.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengatakan KDMP tidak dibentuk untuk menggantikan koperasi yang sudah ada, melainkan menjadi konsolidator dan agregator yang memperkuat jaringan koperasi, termasuk Gakoptindo, Puskopti, dan Kopti di seluruh Indonesia.

“KDMP hadir bukan untuk menggantikan koperasi yang telah ada, melainkan berperan sebagai konsolidator dan agregator yang akan menggandeng koperasi-koperasi eksisting, termasuk Gakoptindo, Puskopti, dan Kopti,” kata Farida dalam rapat anggota tahunan (RAT) Gakoptindo di Jawa Tengah dengan Ketua Panitia Gakoptindo Jawa Tengah, Sutrisno Subiantoro, Selasa, 21 Juli 2026, dikutip Rabu, (22/7/2026).

Farida menilai Gakoptindo merupakan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Menurut dia, organisasi tersebut membina 28 Puskopti, dengan 19 di antaranya aktif dan membawahi lebih dari seratus Kopti primer yang menjangkau puluhan ribu perajin tempe dan tahu di berbagai daerah.

Sementara itu, Ketua Umum Gakoptindo Tri Harjono mengatakan perjuangan memperoleh subsidi kedelai menjadi salah satu agenda utama dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT). Menurut dia, kenaikan harga kedelai impor terus meningkatkan biaya produksi dan mengancam keberlangsungan usaha pelaku UMKM tempe dan tahu.

“Gakoptindo terus mendorong pemerintah agar memberikan subsidi kedelai maupun kebijakan lain yang mampu menjaga keterjangkauan harga bahan baku dan menjamin stabilitas pasokan,” ujar Tri Harjono dalam kesempatan serupa.

Read More

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *