Komisi Nasional Disabilitas Tinjau SD Zion Palu
SULTENG RAYA- Pemerintah Kota Palu menerima kunjungan kerja Komisi Nasional Disabilitas (KND) pada Rabu (7/10/2026). Kunjungan yang dipimpin langsung Ketua Komisi Nasional Disabilitas, Dr. Dante Rigmalia, M.Pd., tersebut dijadwalkan berlangsung...

SULTENG RAYA- Pemerintah Kota Palu menerima kunjungan kerja Komisi Nasional Disabilitas (KND) pada Rabu (7/10/2026).
Kunjungan yang dipimpin langsung Ketua Komisi Nasional Disabilitas, Dr. Dante Rigmalia, M.Pd., tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Oktober 2026.
Pada hari pertama, rombongan KND mengawali kunjungan dengan meninjau SD Zion Palu, salah satu satuan pendidikan yang telah menerapkan praktik pendidikan inklusif dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik berkebutuhan khusus untuk belajar bersama dengan siswa lainnya.
Praktik pendidikan inklusif yang diterapkan SD Zion Palu mendapat apresiasi dari Ketua KND. Dante menilai sekolah tersebut telah menunjukkan praktik baik dalam memberikan kesempatan dan layanan pendidikan yang setara bagi seluruh peserta didik.
“Terima kasih banyak telah menerima kehadiran kami. Bagaimana semua warga negara memiliki kesamaan hak dan mendapatkan dukungan sebagaimana yang diberikan oleh sekolah ini. Kami melihat praktik yang sangat baik di sekolah ini,” ujar Dante.
Menurutnya, model pendidikan inklusif yang diterapkan SD Zion Palu dapat menjadi contoh bagi satuan pendidikan lainnya di Indonesia.
Ia berharap praktik baik tersebut dapat dikembangkan melalui konsep ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) sehingga semakin banyak sekolah yang mampu memberikan akses pendidikan yang setara bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Dante juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Palu terhadap penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di sektor pendidikan.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam penyelenggaraan layanan disabilitas, mulai dari tenaga medis, organisasi masyarakat sipil, Dinas Sosial, hingga para ahli dari luar bidang pendidikan, merupakan modal penting dalam membangun layanan yang komprehensif.
“Belum banyak pemerintah daerah yang memberikan dukungan kepada Unit Layanan Disabilitas dengan melibatkan unsur di luar dunia pendidikan. Ini menjadi modalitas yang sangat baik. Potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal dan praktik baik dari Sekolah Zion bisa menjadi bahan studi tiru bagi sekolah-sekolah lain,” jelasnya. ABS
Sumber: Sulteng Raya. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Punya Statestik Menterang, Striker Keturunan di Liga Islandia ini Bikin PSSI Kepincut
Setelah Demian Hesus Agustien yang bermain di Arsenal ramai diperbincangkan menjadi calon pemain naturalisasi, terbaru PSSI mulai memantau satu lagi pemain muda berdarah Indonesia...
Polda Banten Apresiasi Suporter, Pertandingan Dewa United vs Persija Berlangsung Tertib dan Kondusif
Serang – Polda Banten menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh suporter serta pecinta...
MU Hancur di Stamford Bridge! Kartu Merah Martinez Bisa Jadi Akhir Carrick
Manchester United kembali menelan hasil buruk setelah kalah 0-2 dari Chelsea dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge.
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.
