Iran akan Labeli Angkatan Bersenjata Negara-negara Uni Eropa sebagai Teroris

loading…
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani. Foto/al jazeera
TEHERAN – Iran berencana menetapkan angkatan bersenjata negara-negara Uni Eropa (UE) yang telah memasukkan Korps Garda Revolusi Islam ke dalam daftar hitam sebagai “teroris”. Sikap itu diungkap dalam unggahan pejabat keamanan tinggi Iran, Ali Larijani, di X.
“Oleh karena itu, konsekuensinya akan menimpa negara-negara Eropa yang melakukan tindakan tersebut,” ujar sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC).
Sebelumnya, Ali Shamkhani, pejabat keamanan tinggi dan perwakilan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Dewan Pertahanan Tertinggi yang baru dibentuk, mengatakan Teheran akan segera menanggapi keputusan Uni Eropa (UE) untuk menetapkan Korps Garda Revolusi Islam sebagai organisasi “teroris”.
Dalam unggahan di X pada hari Jumat, Shamkhani mengkritik pemerintah Barat, mengatakan mereka “menggunakan” daripada mendefinisikan “terorisme”.
Ia menuduh AS dan Eropa menerapkan standar ganda, merujuk pada dukungan mereka terhadap perang genosida Israel di Gaza sementara menyebut perjuangan IRGC melawan kelompok bersenjata ISIL (ISIS) sebagai “terorisme”.
Artikel terkait
Berita terbaru
Pengembangan perkotaan cerdas: Menjamin keamanan, pertahanan nasional, pertahanan sipil, dan pembangunan berkelanjutan.
(CLO) Pemerintah bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang mampu menjaga operasional infrastruktur penting dan layanan penting dalam situasi darurat dan pertahanan, memenuhi persyaratan pertahanan...
Keberhasilan PSR di Siak: Produktivitas TBS Koperasi Mitra PTPN IV Lampaui Target Nasional
SIAK, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan oleh PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menunjukkan capaian produktivitas...
Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Mulai Merangkak Naik
Kenaikan harga tersebut rata-rata mencapai Rp200 per kilogram dan mulai dirasakan pedagang sejak tiga hingga empat hari lalu.
Pentagon Pasok 25 Ribu Drone untuk Perkuat Militer AS di Timur Tengah
Metapos.id, Jakarta — Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah melalui pengiriman lebih dari 25.000 sistem
