Indonesia-Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan, Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Indonesia dan Mesir sepakat untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan. Kesepakatan ini mencakup peningkatan kesempatan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia di Mesir serta program pertukaran pelajar antara kedua negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu. Dalam pertemuan bilateral itu, kedua pemimpin membahas berbagai upaya untuk mempererat hubungan antar masyarakat melalui jalur pendidikan.
“Indonesia siap memperluas kerja sama pendidikan melalui pertukaran mahasiswa, kemitraan universitas, riset bersama, dan menjajaki peluang kolaborasi di bidang lain,” ujar Presiden Prabowo.
Apresiasi Tambahan Beasiswa
Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan Mesir dalam menyediakan tambahan beasiswa. Beasiswa tersebut diprioritaskan untuk bidang-bidang studi penting seperti kedokteran, teknik, dan sains.
Hubungan pendidikan antara Indonesia dan Mesir sendiri telah terjalin lama, terutama dengan Universitas Al-Azhar. Di universitas ternama tersebut, bahasa dan sastra Indonesia bahkan diajarkan sebagai bagian dari kurikulum.
“Kami bertujuan untuk meningkatkan pendidikan mahasiswa Indonesia di Mesir. Untuk itu, kami mengundang institusi pendidikan Mesir untuk berkunjung ke Indonesia dan mengirimkan dosen serta tenaga pengajar,” kata Prabowo.
Komitmen Mesir Perkuat Solidaritas
Pada kesempatan yang sama, Presiden El-Sisi menegaskan kembali komitmen negaranya untuk memperkuat persahabatan dan solidaritas antara kedua bangsa. Ia menyebut kerja sama budaya dan pendidikan sebagai bagian integral dari hubungan panjang masyarakat Indonesia dan Mesir.
“Lebih lanjut, kami siap menyambut ribuan mahasiswa Indonesia untuk belajar di Al-Azhar dan universitas-universitas lain di Mesir,” tegas El-Sisi.
Kunjungan Presiden El-Sisi ke Indonesia ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan kenegaraannya di Asia. Indonesia menjadi negara terakhir yang dikunjungi setelah sebelumnya ia berada di Korea Selatan pada 6-9 Oktober dan Malaysia pada 9-10 Oktober 2026. Pesawat kepresidenan Mesir tiba di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada Sabtu (10/10), dikawal oleh formasi jet tempur Sukhoi Su-27/30 dan F-16 milik TNI AU saat memasuki wilayah udara Indonesia.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
Artikel terkait
Berita terbaru
Punya Statestik Menterang, Striker Keturunan di Liga Islandia ini Bikin PSSI Kepincut
Setelah Demian Hesus Agustien yang bermain di Arsenal ramai diperbincangkan menjadi calon pemain naturalisasi, terbaru PSSI mulai memantau satu lagi pemain muda berdarah Indonesia...
Polda Banten Apresiasi Suporter, Pertandingan Dewa United vs Persija Berlangsung Tertib dan Kondusif
Serang – Polda Banten menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh suporter serta pecinta...
MU Hancur di Stamford Bridge! Kartu Merah Martinez Bisa Jadi Akhir Carrick
Manchester United kembali menelan hasil buruk setelah kalah 0-2 dari Chelsea dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge.
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.
