Ikhwanul Muslimin Tolak Penetapan Teroris oleh AS, Tuding UEA dan Israel Terlibat

loading…
Kantor pusat Ikhwanul Muslimin di Mesir. Foto/anadolu
KAIRO – Ikhwanul Muslimin menolak perintah eksekutif yang dikeluarkan Gedung Putih untuk mempertimbangkan penetapan kelompok tersebut sebagai organisasi “teroris”. Mereka menuduh Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel menekan pemerintah AS untuk mengambil langkah ini.
Dalam pernyataan yang dikirimkan kepada Arabi21 pada Rabu (26/11/2025), kelompok tersebut menyatakan dengan tegas menentang perintah eksekutif yang dikeluarkan pada tanggal 24 bulan ini.
Mereka menekankan langkah tersebut bermotif politik dan merupakan hasil dari tekanan eksternal dari Israel dan UEA untuk mendesak pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengeluarkan keputusan tersebut.
Pernyataan tersebut menyatakan, “Banyak pemerintahan Demokrat, termasuk pemerintah Amerika Serikat, sebelumnya telah meninjau proposal semacam itu dan mencapai kesimpulan yang sama: bahwa mengklasifikasikan Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan dan tidak didukung oleh bukti apa pun (..). Fakta-faktanya tidak berubah.”
Ditambahkannya, “Namun, yang berubah hanyalah tingkat tekanan eksternal, terutama yang diberikan oleh Uni Emirat Arab dan Israel, untuk mengadopsi kebijakan yang melayani agenda asing dan bukan kepentingan rakyat Amerika.”
Baca juga: Serangan Houthi Berhenti, Maersk Kembali Melalui Laut Merah dan Terusan Suez
(sya)
Artikel terkait
Berita terbaru
Pengembangan perkotaan cerdas: Menjamin keamanan, pertahanan nasional, pertahanan sipil, dan pembangunan berkelanjutan.
(CLO) Pemerintah bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang mampu menjaga operasional infrastruktur penting dan layanan penting dalam situasi darurat dan pertahanan, memenuhi persyaratan pertahanan...
Keberhasilan PSR di Siak: Produktivitas TBS Koperasi Mitra PTPN IV Lampaui Target Nasional
SIAK, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan oleh PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menunjukkan capaian produktivitas...
Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Mulai Merangkak Naik
Kenaikan harga tersebut rata-rata mencapai Rp200 per kilogram dan mulai dirasakan pedagang sejak tiga hingga empat hari lalu.
Pentagon Pasok 25 Ribu Drone untuk Perkuat Militer AS di Timur Tengah
Metapos.id, Jakarta — Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah melalui pengiriman lebih dari 25.000 sistem
