Dedi Mulyadi Mulai Relokasi 372 KK di Oxbow Bojongsoang Kabupaten Bandung

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, mulai merelokasi 372 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di area Oxbow Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Mengingat, area yang mereka tempati saat ini merupakan salah satu tempat yang berulang kali terdampak bencana banjir. dan seharusnya tidak menjadi tempat tinggal.
Baca Juga: Gubernur Jabar Instruksikan Evaluasi Izin Perumahan dan Lahan Perkebunan Demi Mitigasi Bencana
“Hari ini kami mulai melakukan relokasi warga (372 KK yang tinggal di area Oxbow Bojongsoang),” kata Dedi di Kota Bandung, Rabu (10/12/2025).
Dedi mengatakan, pemerintah saat ini masih mencari tempat relokasi bagi 372 KK yang tinggal di area Oxbow Bojongsoang Kabupaten Bandung. Sebelum ada tempat relokasi, mereka akan tinggal di rumah kontrakan terlebih dahulu selama satu tahun.
“Cari kontrakan dulu sekarang. Mereka tinggal sementara di kontrakan selama satu tahun ke depan. Mereka harus tenang dulu sebelum kami tentukan lokasinya,” ujarnya.
Ia pun memastikan, pemerintah akan memberikan uang kompensasi senilai Rp10 juta per KK untuk membayar biaya kontrak selama satu tahun. Pemberian uang kompensasi untuk mengontrak rumah bagi 372 KK yang tinggal di Oxbow Bojongsoang, berlangsung hari ini.
“Kami serahkan yang Rp10 juta per KK, hari ini. Itu untuk (membayar) kontrakan,” ucapnya.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Peringatkan Bandung Bisa Tenggelam, Serukan Pemda Segera Benahi Tata Ruang!
Selain merelokasi 372 KK di area Oxbow Bojongsoang Kabupaten Bandung, Dedi pun memanfaatkan perahu karet dari Kodam III Siliwangi. Perahu karet tersebut untuk menangani banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Dengan begitu, Gubernur Jabar mengharapkan berbagai upaya mulai dari relokasi. Kemudian, penghentian sementara penerbitan izin perumahan, serta lainnya bisa menangani banjir khususnya di Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan sekitarnya.
“Kami dapat bantuan enam perahu. Itu untuk menangani banjir di DAS Citarum,” katanya. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)
Artikel terkait
Berita terbaru
Pengembangan perkotaan cerdas: Menjamin keamanan, pertahanan nasional, pertahanan sipil, dan pembangunan berkelanjutan.
(CLO) Pemerintah bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang mampu menjaga operasional infrastruktur penting dan layanan penting dalam situasi darurat dan pertahanan, memenuhi persyaratan pertahanan...
Keberhasilan PSR di Siak: Produktivitas TBS Koperasi Mitra PTPN IV Lampaui Target Nasional
SIAK, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan oleh PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menunjukkan capaian produktivitas...
Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Mulai Merangkak Naik
Kenaikan harga tersebut rata-rata mencapai Rp200 per kilogram dan mulai dirasakan pedagang sejak tiga hingga empat hari lalu.
Pentagon Pasok 25 Ribu Drone untuk Perkuat Militer AS di Timur Tengah
Metapos.id, Jakarta — Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah melalui pengiriman lebih dari 25.000 sistem
