Sunday, 1 November 2026

Terkini
Lampung

Daratan Baru Seluas 30,3 Hektare Muncul di Dekat Anak Krakatau, Benarkah ‘Cucu’ Krakatau?

Daratan Baru Seluas 30,3 Hektare Muncul di Dekat Anak Krakatau, Benarkah ‘Cucu’ Krakatau?

Liputan6.com, Lampung – Daratan baru muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), Lampung Selatan. Daratan tersebut berada di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.

Kemunculan daratan baru ini diperkirakan merupakan hasil akumulasi material vulkanik yang dimuntahkan Gunung Anak Krakatau selama periode aktivitas erupsi. Luasnya disebut mencapai sekitar 30,3 hektare.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Suwarno, membenarkan adanya daratan baru tersebut.

“Oh iya, memang benar,” kata Suwarno, Rabu (23/9/2026).

Suwarno menjelaskan, daratan tersebut terbentuk dari material hasil erupsi Gunung Anak Krakatau yang kemudian menumpuk di sekitar kawasan gunung api.

Menurut dia, daratan itu bukan muncul secara mendadak hanya setelah erupsi terakhir. Material vulkanik tersebut mulai terlihat seiring meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau sejak statusnya dinaikkan menjadi Level III (Siaga) pada 2 Juli 2026.

“Ya, hasil dari letusan kemarin itu. Kurang lebih 30,3 hektare,” sebutnya.

Suwarno mengatakan, keberadaan daratan tersebut telah diketahui dan masuk dalam pemantauan petugas.

Lokasinya masih berada di sekitar kompleks Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.

“Ya, enggak jauh, di sekitar itu aja. Hasil dari situ, lontaran lava hasil erupsi kemarin itu di situ,” katanya.

Dengan demikian, daratan baru tersebut terbentuk melalui proses akumulasi material vulkanik yang dikeluarkan Gunung Anak Krakatau selama periode aktivitasnya.

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *