Benarkah Ikhlas Tertinggi Itu tak Mengharap Surga atau Takut kepada Neraka? Ini Penjelasan Ulama

REPUBLIKA.CO.ID, Ikhlas merupakan ruh dari setiap amal ibadah. Sebesar apapun ibadah yang dilakukan seseorang, nilainya di sisi Allah SWT sangat ditentukan oleh keikhlasan yang bersemayam di dalam hati.
Lantas, apakah semua bentuk ikhlas memiliki kedudukan yang sama? Ulama besar Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Banteni menjelaskan bahwa keikhlasan memiliki tiga tingkatan, mulai dari yang paling tinggi hingga yang paling rendah, sesuai dengan tujuan yang melatarbelakangi seseorang dalam beribadah kepada Allah SWT.
Dalam kitab Nurudh Dholam, Syekh Nawawi Al-Bantani menjelaskan tingkatan pertama, ikhlas karena Allah. Ikhlas karena Allah menempati posisi pertama dan utama.
Ikhlas dalam kelompok ini adalah seorang mukmin ketika beribadah kepada Allah dan melakukan amal saleh, sama sekali tidak mengharapkan apapun kecuali ridha Allah, tidak juga mengharapkan pahala surga atau untuk menghindari siksa neraka.
Menurut Syekh Nawawi, ikhlas seperti ini berada pada tingkatan tertinggi. Tingkat kedua, ikhlas karena akhirat. Tingkatan tersebut yakni beribadah dan beramal saleh karena mengharapkan pahala, mendapatkan surga, dan takut pada siksa neraka. Menurut Syekh Nawawi, tingkatan ikhlas ini berada pada tingkatan menengah.
Ketiga, ikhlas karena dunia. Tingkatan ikhlas ini adalah beribadah karena mengharapkan balasan di dunia, misalnya seseorang melakukan ibadah membaca Surat Al-Waqi’ah dengan harapan bisa mendapat kekayaan, mengeluarkan sedekah berharap mendapat rezeki yang berlipat ganda, dan seterusnya.
Artikel terkait
Berita terbaru
Seminar Nasional PENA 8.0, UKM PRISMA UMS Dorong Mahasiswa Wujudkan Inovasi Berkelanjutan dan Kewirausahaan
ums.ac.id, SURAKARTA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PRISMA Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Seminar Nasional Pekan Ilmiah dan Penalaran Mahasiswa (PENA) 8.0 dengan mengusung...
Gubernur Lemhannas: Green Democracy Perkaya Wawasan Calon Pemimpin Nasional
RMBANTEN.COM — Jakarta — Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, menerima Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan
PMI Manufaktur Indonesia Melonjak 54, Menko Airlangga Sebut Ekonomi Nasional Menguat
Industri manufaktur Indonesia mencatatkan kinerja ekspansif sepanjang Oktober 2026. Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur nasional naik ke level 54, meningkat dari posisi 52,4 pada...
33 Negara Dibayangi Krisis Pangan. Stok Beras Nasional Tembus 25 Juta Ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan beras nasional diperkirakan mencapai 25 juta ton dan cukup hingga Juli–Agustus
