Bedah Fungsi ADAS Suzuki Fronx

JAKARTA, KOMPAS.com – Melalui Fronx, Suzuki untuk pertama kalinya menghadirkan sentuhan berbeda pada jajaran produknya, khususnya yang dipasarkan di Indonesia.
Bermain di segmen yang trennya tengah meningkat signifikan, Suzuki Fronx hadir tak sekadar bermodalkan tampilan menarik, tapi dibarengi deretan teknologi terkini serta harga kompetitif.
Tak heran, meski banyak produk baru yang meluncur dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Fronx tetap mencuri perhatian.
Baca juga: Daftar Mobil Listrik Baru yang Mengaspal di IIMS 2026
Salah satu teknologi yang disematkan pada Fronx adalah sistem keselamatan dan asistensi berkendara, yakni Advanced Driver Assistance System (ADAS) atau Suzuki Safety Support.
Fronx menjadi produk pertama Suzuki di Indonesia yang mengadopsi ADAS. Tak tanggung-tanggung, ada 12 fitur yang langsung disematkan pada varian tertinggi, sehingga menjadikannya salah satu yang terlengkap di kelas low sport utility vehicle (LSUV).
KOMPAS.com/STANLY RAVEL ADAS Suzuki Fronx
Teknologi ADAS Suzuki Fronx bekerja dengan tiga komponen utama, yakni kamera monokular, radar gelombang milimeter di bagian depan, serta sensor belakang.
Fitur-fitur tersebut tidak hanya memberikan proteksi, tetapi juga asistensi serta kemudahan saat berkendara, baik di dalam maupun luar kota.
Salah satunya Adaptive Cruise Control (ACC) yang membantu berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh tanpa harus menekan pedal gas terus-menerus.
Ketika diaktifkan, sistem akan menyesuaikan kecepatan secara otomatis agar tetap menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Saat mobil di depan melakukan pengereman, Fronx juga akan ikut melakukan deselerasi.
Baca juga: Lihat Aksesoris Suzuki eVitara di IIMS 2026, mulai Rp 900.000
Berikutnya ada Lane Keeping Assist (LKA) yang menjaga kendaraan tetap berada di tengah lajur secara otomatis. Fitur ini juga berkolaborasi dengan ACC serta mendeteksi marka jalan di sisi kanan maupun kiri.
KOMPAS.com/Adityo Suzuki Fronx SGX
Lane Departure Warning (LDW) berfungsi memberikan peringatan visual, suara, dan getaran pada kemudi jika mobil keluar jalur tanpa disengaja. Fitur ini bekerja pada kecepatan 50 km/jam ke atas.
Detail fitur ADAS lannya sebagai berikut:
Lane Departure Prevention (LDP): Mengoreksi kemudi untuk mencegah kendaraan keluar jalur dan bekerja bersamaan dengan LDW.
Rear Cross Traffic Alert (RCTA): Membantu saat parkir dengan mendeteksi kendaraan yang mendekat dari samping belakang serta memberikan peringatan visual dan suara.
Dual Sensor Brake Support II (DSBS II): Memberi peringatan potensi tabrakan dan dapat melakukan pengereman otomatis jika risiko meningkat.
Blind Spot Monitoring (BSM): Memantau kendaraan di area blind spot, berguna di tol maupun jalan perkotaan.
Baca juga: Resmi Disuntik Mati, Ingat Lagi Spesifikasi Mazda 2
Dok: auto.suzuki.co.id Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) Suzuki Fronx
Artikel terkait
Berita terbaru
Pengembangan perkotaan cerdas: Menjamin keamanan, pertahanan nasional, pertahanan sipil, dan pembangunan berkelanjutan.
(CLO) Pemerintah bertujuan untuk menciptakan kota pintar yang mampu menjaga operasional infrastruktur penting dan layanan penting dalam situasi darurat dan pertahanan, memenuhi persyaratan pertahanan...
Keberhasilan PSR di Siak: Produktivitas TBS Koperasi Mitra PTPN IV Lampaui Target Nasional
SIAK, SAWIT INDONESIA - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dijalankan oleh PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menunjukkan capaian produktivitas...
Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Mulai Merangkak Naik
Kenaikan harga tersebut rata-rata mencapai Rp200 per kilogram dan mulai dirasakan pedagang sejak tiga hingga empat hari lalu.
Pentagon Pasok 25 Ribu Drone untuk Perkuat Militer AS di Timur Tengah
Metapos.id, Jakarta — Amerika Serikat (AS) terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan Timur Tengah melalui pengiriman lebih dari 25.000 sistem
