Alami Fibrilasi Atrium? Ini 8 Kebiasaan untuk Menjaga Irama Jantung

4. Tidur yang cukup dan berkualitas
Orang dewasa sebaiknya tidur sekitar 6–8 jam setiap malam. Selain durasi, kualitas tidur juga penting untuk menjaga kesehatan jantung. Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang teratur, kurangi penggunaan layar sebelum tidur, dan ciptakan rutinitas tidur yang nyaman.
“Pada orang dengan fibrilasi atrium, gangguan tidur seperti sleep apnea juga perlu diperhatikan, terutama bila terdapat dengkuran keras, sering terbangun saat tidur, atau mengantuk berlebihan pada siang hari,” pesannya.
5. Menjaga berat badan
Kelebihan berat badan dan obesitas dapat meningkatkan risiko fibrilasi atrium. Menjaga berat badan melalui pola makan sehat, mengatur porsi makan, dan tetap aktif bergerak merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan jantung. Pada pasien fibrilasi atrium yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, pedoman ESC 2024 merekomendasikan penurunan berat badan setidaknya 10% sebagai bagian dari pengelolaan faktor risiko.
6. Kendalikan kolesterol
Mengetahui kadar kolesterol dan menjaganya tetap terkendali merupakan bagian dari menjaga kesehatan jantung. Pilih makanan yang lebih sehat, seperti sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, ikan, dan sumber protein tanpa lemak, serta batasi lemak jenuh dan makanan yang sangat diproses. Aktivitas fisik juga dapat membantu menjaga kadar kolesterol. Bila kadar kolesterol tetap tinggi, pengobatan sesuai anjuran dokter dapat diperlukan.
7. Menjaga gula darah stabil
Menjaga gula darah tetap terkendali penting untuk menjaga kesehatan jantung. Pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, menjaga berat badan, dan tidak merokok dapat membantu menjaga kadar gula darah. Pada orang dengan diabetes, pemantauan gula darah dan penggunaan obat sesuai anjuran dokter juga penting untuk mengendalikan kondisi dan mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular.
8. Mengendalikan tekanan darah
Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko penting untuk fibrilasi atrium. Karena itu, periksa tekanan darah secara berkala dan upayakan tetap terkendali melalui pola makan sehat, aktivitas fisik, menjaga berat badan, tidur yang cukup, serta membatasi alkohol dan menghindari rokok. Bila diperlukan, konsumsi obat tekanan darah secara teratur sesuai anjuran dokter.
Simon mengatakan delapan pilar di atas tidak harus dijalankan sekaligus. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Tidak perlu menunggu munculnya keluhan atau diagnosis penyakit jantung untuk mulai memperhatikan pola makan, aktivitas fisik, tidur, berat badan, maupun faktor kesehatan lainnya.
Artikel terkait
Berita terbaru
Punya Statestik Menterang, Striker Keturunan di Liga Islandia ini Bikin PSSI Kepincut
Setelah Demian Hesus Agustien yang bermain di Arsenal ramai diperbincangkan menjadi calon pemain naturalisasi, terbaru PSSI mulai memantau satu lagi pemain muda berdarah Indonesia...
Polda Banten Apresiasi Suporter, Pertandingan Dewa United vs Persija Berlangsung Tertib dan Kondusif
Serang – Polda Banten menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh suporter serta pecinta...
MU Hancur di Stamford Bridge! Kartu Merah Martinez Bisa Jadi Akhir Carrick
Manchester United kembali menelan hasil buruk setelah kalah 0-2 dari Chelsea dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge.
Prabowo Terima 250 Anggota Kadin di Hambalang
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Pertemuan membahas investasi domestik dan pengembangan industri masa depan.
