Berawal dari Tobong Bata, Kini Miliki Warung Sembako dan Motor Baru, Sunyoto Rasakan Manfaat KUR BRI Unit Rajabasa
BANDAR LAMPUNG – Kerja keras, ketekunan, dan pengelolaan usaha yang baik menjadi kunci keberhasilan Sunyoto, seorang pelaku usaha mikro di Keramat Hajimena. Berawal dari usaha tobong bata yang dirintis secara...

BANDAR LAMPUNG – Kerja keras, ketekunan, dan pengelolaan usaha yang baik menjadi kunci keberhasilan Sunyoto, seorang pelaku usaha mikro di Keramat Hajimena. Berawal dari usaha tobong bata yang dirintis secara bertahap, kini Sunyoto berhasil mengembangkan usahanya hingga merambah bisnis warung sembako, menambah jumlah karyawan, bahkan membeli sepeda motor baru untuk menunjang aktivitasnya.
Perjalanan usaha Sunyoto menjadi salah satu kisah inspiratif tentang bagaimana akses pembiayaan yang tepat dapat membantu pelaku usaha mikro mengembangkan potensi bisnis dan meningkatkan produktivitas.
Dalam perjalanan mengembangkan usahanya, Sunyoto mendapatkan dukungan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Pembiayaan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan usaha sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis yang lebih luas.
Pada pengajuan pinjaman pertama, Sunyoto memperoleh pembiayaan sebesar Rp35 juta. Seiring dengan perkembangan usaha dan kebutuhan modal yang meningkat, ia kemudian memperoleh pembiayaan kedua sebesar Rp56 juta.
Dukungan permodalan tersebut menjadi salah satu faktor pendukung bagi Sunyoto untuk terus mengembangkan usaha tobong bata yang telah dirintisnya. Dengan semangat pantang menyerah dan komitmen untuk terus maju, ia mampu memperluas kegiatan usahanya hingga membuka warung sembako.
Tidak hanya menambah jenis usaha, perkembangan bisnis Sunyoto juga berdampak pada peningkatan kapasitas operasional. Jumlah karyawan yang bertambah turut membantu meningkatkan produktivitas dan mendukung kelancaran aktivitas usaha sehari-hari.
Peningkatan usaha tersebut juga membawa perubahan positif dalam kehidupan Sunyoto. Ia kini mampu membeli sepeda motor baru yang dapat menunjang mobilitas dan aktivitasnya, baik untuk kepentingan usaha maupun kebutuhan sehari-hari.
Bagi Sunyoto, dukungan pembiayaan dari BRI memberikan kesempatan untuk mengembangkan usaha secara bertahap. Kisahnya menjadi gambaran bahwa pelaku usaha mikro memiliki peluang untuk terus tumbuh ketika didukung akses permodalan dan semangat kewirausahaan yang kuat.
Keberhasilan Sunyoto juga tidak terlepas dari pendampingan petugas BRI yang membantu nasabah dalam mengakses layanan pembiayaan sesuai kebutuhan usahanya. Ahmad Fauzi selaku Mantri BRI Unit Rajabasa turut berperan dalam mendukung proses layanan perbankan bagi nasabah mikro tersebut.
Melalui penyaluran KUR, BRI terus berupaya mendukung pelaku usaha mikro agar memiliki kesempatan untuk meningkatkan skala usaha, memperluas kegiatan bisnis, dan menciptakan peluang kerja di lingkungan sekitarnya.
Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Teluk Betung, Hutama Wiranegara Gunawan, melalui kisah nasabah seperti Sunyoto, menegaskan pentingnya dukungan terhadap pertumbuhan usaha mikro sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat.
BRI senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan layanan perbankan yang dapat menjangkau pelaku usaha di berbagai sektor, termasuk melalui pembiayaan KUR yang ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha produktif sesuai ketentuan yang berlaku.
Kisah Sunyoto menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak selalu dimulai dari usaha yang besar. Dengan kerja keras, pengelolaan usaha yang konsisten, dan dukungan permodalan yang sesuai, usaha yang dirintis dari skala kecil pun memiliki kesempatan untuk berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Dari tobong bata hingga warung sembako, perjalanan Sunyoto menunjukkan bahwa langkah kecil yang dijalani dengan tekun dapat membuka jalan menuju masa depan usaha yang lebih baik.
Sumber: Haluan Indonesia. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Sesi Kedua Majelis Nasional ke-16: Bertekad mewujudkan target pertumbuhan dua digit.
Selama pekan lalu (26-31 Oktober), selain memberikan pendapat tentang rancangan undang-undang utama mengenai keamanan, ekonomi, dan manajemen administrasi, Majelis Nasional mendedikasikan dua sesi akhir...
Mundari akui Isenmulang FC kalah kualitas dari Persib, soroti kesalahan fatal
Pelatih Isenmulang FC Mundari Karya secara terbuka mengakui timnya masih kalah kualitas dari Persib Bandung setelah menelan kekalahan telak 0-4 pada pekan kedelapan BRI...
Masih Trauma Abu Anak Krakatau, Warga Bandar Lampung Kritik Lambatnya Informasi Pemerintah
Warga bandar Lampung menyoroti lambatnya informasi pemerintah terkait Anak Krakatau yang berimbas mereka terlambat merespons abu turun.
NTV SPORTCAST: Bung Harpa Bongkar Sederet Kejanggalan Film Timnas “Longest Wait”
Menurutnya, sebuah film dokumenter seharusnya bertindak sebagai dokumen fakta yang disusun secara holistik dan kronologis, bukan sekadar potongan-potongan dramatisasi tanpa alur yang jelas.
