Gubernur Sumbar: Optimalkan Penanganan Korban Bencana saat Cuaca Membaik

Gubernur: Optimalkan penanganan korban bencana seiring cuaca membaik.
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG, – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk mengoptimalkan penanganan korban bencana hidrometeorologi seiring membaiknya kondisi cuaca di provinsi tersebut. Hal ini disampaikan oleh Mahyeldi di Padang pada Sabtu (29/11).
“Alhamdulillah, cuaca di Sumbar mulai membaik. Langit sudah mulai biru dan matahari sudah kembali tampak. Ini kesempatan untuk mempercepat penanganan di lapangan,” ujar Mahyeldi.
Berdasarkan data sementara dari Posko Terpadu Penanganan Bencana Provinsi Sumbar, sebanyak 85 warga terdampak masih belum ditemukan dan proses pencarian terus berlangsung. Gubernur menekankan bahwa kesempatan di tengah kondisi cuaca saat ini harus dioptimalkan untuk mempercepat evakuasi. Namun, ia juga menegaskan bahwa kewaspadaan tetap harus menjadi prioritas sebab potensi ancaman masih ada.
Secara umum, Pemerintah Provinsi Sumbar terus memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan proses pencarian, evakuasi, serta penanganan kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak dapat berjalan maksimal.
Warga Mengungsi Akibat Banjir
Sementara itu, Nova, salah seorang warga Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, mengungkapkan bahwa banjir luapan danau telah terjadi selama tiga hari terakhir. Sejumlah warga yang bermukim di tepian danau terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.
“Selama saya menetap di sini, ini merupakan bencana banjir yang paling parah. Anehnya, beberapa minggu yang lalu air danau ini sempat surut karena tidak ada turun hujan,” kata Nova.
Siklon Tropis Senyar Melemah
Di sisi lain, Direktur Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Andri Ramdhani menjelaskan bahwa Siklon Tropis Senyar mulai melemah setelah bergerak menjauhi wilayah Indonesia dan memasuki daratan Malaysia.
“Per Jumat (28/11) pukul 06.00 WIB, Ex-Siklon Senyar mengalami pelemahan intensitas seiring masuknya ke daratan Malaysia. Saat ini berada di Selangor dan bergerak ke arah timur-timur laut,” jelas Andri.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
Artikel terkait
Berita terbaru
Sepuluh Gol, Dua Kepala Daerah, Satu Bahasa Kepemimpinan: Gus Barra dan Subandi Berbagi Drama di Gelora Delta
SIDOARJO | KEMPALAN — Sepuluh gol, dua kepala daerah, dan satu pesan tentang kepemimpinan. Stadion Gelora Delta Sidoarjo menjadi saksi sebuah pertandingan yang lebih...
Polemik Hands Ball Rizky Ridho saat Persija Jakarta Kalahkan Persebaya Jadi Sorotan
ADVERTISEMENTS harapanrakyat.com,- Polemik hands ball Rizky Ridho dalam laga Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya kembali menjadi perbincangan suporter di media sosial. Momen tersebut terjadi...
Sah, Manchester United Masuk Zona Degradasi Pekan Ini
Manchester United tengah berada dalam situasi mengkhawatirkan di Liga Inggris 2026/2027. Setan Merah kini terjerembap ke zona degradasi setelah Nottingham Forest meraih k
Hasil Operasi Patuh Krakatau 2026, Polresta Bandar Lampung Tindak 5.954 Pelanggar
Operasi Patuh Krakatau 2026 ditutup, Polresta Bandar Lampung tindak 5.954 pelanggar. Penindakan via ETLE tercatat menurun dibanding 2025.
