42 Aktivis dari Armada Sumud Gelar Mogok Makan di Penjara Israel

loading…
Para pengunjuk rasa berkumpul untuk mengecam serangan Israel terhadap Armada Global Sumud, dan penahanan para aktivis, pada 4 Oktober 2025, di Stockholm, Swedia. Foto/Atila Altunta?/Anadolu Agency
TEL AVIV – Puluhan aktivis internasional yang ditahan setelah berpartisipasi dalam Armada Sumud Global telah memulai aksi mogok makan di dalam penjara Israel. Kabar itu diumumkan kelompok tersebut pada hari Senin (6/10/2025).
Dalam unggahan di X, armada tersebut mengatakan, “42 relawan dari Armada Sumud Global telah memulai aksi mogok makan massal di penjara-penjara Israel,” dengan membagikan foto yang mencantumkan nama-nama mereka yang terlibat.
Kelompok tersebut menyatakan aksi mogok tersebut diluncurkan “sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina.”
Sebelumnya pada hari Senin, surat kabar Israel, Haaretz, melaporkan — mengutip notulen pertemuan dengan para tahanan — bahwa beberapa aktivis mengatakan mereka telah mengalami penganiayaan dan penyiksaan selama dalam tahanan.
Meskipun Kementerian Luar Negeri Israel membantah tuduhan tersebut, beberapa peserta yang dibebaskan menggambarkan kondisi dan penyiksaan yang keras, termasuk kelaparan, penghinaan, dan pemaksaan minum air yang terkontaminasi atau air limbah.
Artikel terkait
Berita terbaru
Sepuluh Gol, Dua Kepala Daerah, Satu Bahasa Kepemimpinan: Gus Barra dan Subandi Berbagi Drama di Gelora Delta
SIDOARJO | KEMPALAN — Sepuluh gol, dua kepala daerah, dan satu pesan tentang kepemimpinan. Stadion Gelora Delta Sidoarjo menjadi saksi sebuah pertandingan yang lebih...
Polemik Hands Ball Rizky Ridho saat Persija Jakarta Kalahkan Persebaya Jadi Sorotan
ADVERTISEMENTS harapanrakyat.com,- Polemik hands ball Rizky Ridho dalam laga Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya kembali menjadi perbincangan suporter di media sosial. Momen tersebut terjadi...
Sah, Manchester United Masuk Zona Degradasi Pekan Ini
Manchester United tengah berada dalam situasi mengkhawatirkan di Liga Inggris 2026/2027. Setan Merah kini terjerembap ke zona degradasi setelah Nottingham Forest meraih k
Hasil Operasi Patuh Krakatau 2026, Polresta Bandar Lampung Tindak 5.954 Pelanggar
Operasi Patuh Krakatau 2026 ditutup, Polresta Bandar Lampung tindak 5.954 pelanggar. Penindakan via ETLE tercatat menurun dibanding 2025.
