Tuesday, 3 November 2026

Terkini
Lampung

6 Bulan Mangkrak, Dapur MBG di Lampung Dibobol Maling sebelum Beroperasi

6 Bulan Mangkrak, Dapur MBG di Lampung Dibobol Maling sebelum Beroperasi

PESISIR BARAT, KOMPAS.com – Sebuah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, diduga dibobol maling sebelum sempat beroperasi.

Berbagai peralatan dapur dilaporkan hilang, mulai dari genset hingga mesin rice steamer.

Kasus ini mencuat setelah rekaman video kondisi bangunan yang berantakan viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat pintu belakang diduga dirusak, sementara sejumlah peralatan dapur telah raib.

Narasi yang beredar menyebut kerugian akibat pencurian mencapai ratusan juta rupiah. Namun, kepolisian menyatakan nilai kerugian masih dalam proses pendataan.

Baca juga: Bupati Pringsewu Sidak Dapur MBG, Temukan Freezer Banjir dan Beras Tanpa Izin Edar, KPPG Buka Suara

Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat Iptu Miedy Hariyanto membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan pencurian di bangunan Yayasan SPPG Bumi Artha Semesta di Dusun Usang Pulau, Pekon Marang, Kecamatan Pesisir Selatan.

“Benar, kami menerima laporan dugaan pencurian tersebut dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Miedy, Sabtu (1/8/2026).

Sudah Rampung Enam Bulan, Belum Beroperasi

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bangunan dapur MBG tersebut telah selesai dibangun sekitar enam bulan lalu. Namun, hingga kini fasilitas itu belum pernah digunakan untuk melayani program MBG.

Peristiwa pencurian pertama kali diketahui pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelapor, Aris Biantoro, saat itu sedang berada di lokasi pengunduhan sawit di belakang gedung ketika melihat pipa paralon sumur bor dalam kondisi patah.

Merasa curiga, Aris bersama saksi Komang Ardane memeriksa bangunan tersebut dan mendapati pintu belakang telah terlepas.

Baca juga: Bekas Sekolah di Bandar Lampung Disulap Jadi Dapur MBG, Empat Bulan Rampung tapi Belum Beroperasi

Saat memasuki gedung, kondisi ruangan sudah berantakan. Setelah dilakukan pengecekan, sejumlah peralatan yang sebelumnya tersimpan di dalam bangunan diketahui hilang.

“Dari hasil pemeriksaan awal, bangunan tersebut memang belum beroperasi meski telah selesai dibangun sekitar enam bulan lalu. Kami sudah melakukan cek TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Miedy.

Genset hingga Rice Steamer Hilang

Sejumlah barang yang dilaporkan hilang antara lain satu unit genset merek Champion, kulkas, freezer, mesin rice steamer, timbangan digital, alat pemadam api ringan (APAR), alat pengukur suhu, selang regulator, kabel pompa air sepanjang 10 meter, serta sekitar 50 celemek.

Petugas dari Polres Pesisir Barat melakukan olah TKP di Lokasi salah satu dapur MBG di wilayah tersebut karena telah di bobol maling Istimewa Petugas dari Polres Pesisir Barat melakukan olah TKP di Lokasi salah satu dapur MBG di wilayah tersebut karena telah di bobol maling

Miedy mengatakan penyidik masih menginventarisasi seluruh barang yang hilang sekaligus memburu pelaku pencurian.

“Kasus ini masih kami dalami. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta mencari barang bukti yang hilang,” kata Miedy.

Ia menambahkan, kepolisian belum dapat memastikan total kerugian akibat pencurian tersebut karena proses pendataan masih dilakukan oleh pihak pelapor.

“Untuk nilai kerugian belum bisa kami sampaikan karena masih dilakukan pendataan dan inventarisasi barang yang hilang,” pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *