Warga AS di Pemakaman Khamenei, Siapa Mereka dan Mengapa Picu Kemarahan di Washington?

Warga Iran berkumpul untuk mengikuti upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di kota Qom, Iran, Selasa (7/7/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN-Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bukan sekadar peristiwa yang melibatkan masyarakat Iran semata.
Di tengah jutaan pelayat yang mengikuti rangkaian prosesi selama enam hari di berbagai kota, perhatian publik tertuju pada kehadiran sejumlah influencer, blogger, dan aktivis asing, termasuk beberapa warga Amerika Serikat.
Mereka menyatakan datang ke Iran sebagai bentuk solidaritas serta untuk menyuarakan narasi yang berbeda dari pandangan Amerika Serikat dan Israel.
Dikutip Aljazeera, Ahad (12/7/2026), surat kabar The Times melaporkan bahwa Ketua Organisasi Kebudayaan dan Hubungan Islam Iran, Mohammad Mahdi Imani Pour, mengatakan kepada Kantor Berita Tasnim bahwa sekitar 400 blogger dan influencer asing datang ke Iran untuk menghadiri prosesi pemakaman tersebut.
Di antara para tamu asing itu, sejumlah tokoh asal Amerika Serikat menjadi sorotan karena memiliki pengaruh besar di media sosial.
Dari Jackson Hinkle hingga Christopher Helali
Salah satu yang paling menonjol adalah Jackson Hinkle. Influencer Amerika berusia 26 tahun itu terlihat berada di atas sebuah panggung di salah satu lapangan di Teheran sambil memimpin yel-yel berbahasa Inggris yang berbunyi, “Hancurkan Amerika Serikat” dan “Hancurkan Zionisme”, sembari mengibarkan bendera merah. Rekaman aksinya beredar luas di berbagai platform media sosial.
Hinkle dikenal sebagai pendukung arus politik yang ia sebut sebagai “Komunisme MAGA”. Ia juga termasuk pendiri organisasi baru bernama American Communist Party (Partai Komunis Amerika), yang berbeda dari Partai Komunis Amerika yang telah lama berdiri.
Artikel terkait
Berita terbaru
Persib Bisa Salip Singapura dan Vietnam di Ranking AFC? Ini Hitung-hitungan Jika Menang di Kandang Melbourne Victory
Persib berpeluang mendongkrak ranking AFC Indonesia jika menang atas Melbourne Victory. Simak hitung-hitungan poin dan peluang salip Vietnam serta Singapura.
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah Disabilitas pada 2027
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah
LPPM UWG Malang Bidik Hibah Riset Nasional dan Publikasi Scopus, 70 Dosen Digembleng Empat Profesor
Program ini dirancang untuk mempersiapkan dosen agar semakin kompetitif dalam memperoleh pendanaan penelitian nasional sekaligus meningkatkan peluang publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.
Lapangan Maha Mulai Produksi, Pasokan Gas Nasional Bertambah
Lapangan West Ganal mulai produksi gas
