Siswi SMP di Cianjur Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi dugaan kekerasan terhadap seorang pelajar perempuan berinisial VO (15) di Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, beredar luas di media sosial.
Korban yang masih duduk di kelas 2 SMK tersebut diduga dianiaya oleh kakak kelasnya sendiri berinisial N, siswi kelas 3 SMK. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 4 September 2026 lalu.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Ameli Putra, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan aduan dan tengah melakukan proses hukum.
“Kami telah menerima laporan resmi dari pihak orang tua korban dan saat ini penanganan perkara sedang berjalan,” ujar AKP Fajri, dikonfirmasi Jumat (11/9/2026).
Kejadian bermula saat korban diajak rekannya pergi ke sebuah warung di kawasan Gang PMI Palasari, Jalan Dr. Muwardi. Namun, sesampainya di lokasi, korban didatangi oleh pelaku bersama beberapa temannya.
Pelaku yang diduga menyimpan dendam lama sejak di sekolah kemudian memaksa korban ikut ke area perkebunan di belakang warung.
“Di lokasi itu, N yakni anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) diduga langsung memukuli korban,” jelas dia.
Dari hasil pemeriksaan kepolisian, korban diduga mengalami tindakan kekerasan pada bagian wajah yang mengakibatkan luka memar.
Aksi kekerasan tersebut juga sempat direkam menggunakan kamera ponsel oleh rekan pelaku.
“Korban dipukul di bagian rahang sebanyak dua kali, didorong hingga terjatuh, lalu dijambak dan dicakar pada bagian wajah,” terang dia.
Artikel terkait
Berita terbaru
Dirikan Klub Sepak Bola Amputasi PERSAS, Khusnul Yakin Wisuda di Umsura dan Raih Beasiswa S2 Hukum
Perjalanan Khusnul Yakin menuju panggung wisuda Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) bukanlah perjalanan yang mudah. Terlahir sebagai penyandang disabilitas tunadaksa
Deteksi Dini TBC di Permukiman Lampung Masih Lemah
Upaya menemukan penderita tuberkulosis (TBC) sejak dini masih menjadi tantangan dalam penanganan penyakit tersebut.
Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda
PSSI dikabarkan tak lagi prioritaskan pemain keturunan Belanda untuk Timnas Indonesia. Regulasi non-EU dan KNVB menjadi pertimbangan dalam perubahan arah.
Derby della Madonnina: AC Milan Hajar Inter 3-1, Pulisic dan Moreira Bersinar
EKSPOSKALTIM, Milan - AC Milan keluar sebagai pemenang dalam Derby della Madonnina pertama musim 2026/27 setelah menghajar Inter Milan 3-1 di Stadion ...
