Sebuah video memperlihatkan seorang ibu pengemis di Malang yang diduga tega memaksa anaknya untuk mengemis di area ramai pengunjung. Tayangan tersebut kemudian viral di media sosial Instagram Lambe Turah, pada Rabu, 29 April 2026.
Dalam rekaman itu, sang anak yang masih kecil tampak didorong-dorong agar meminta-minta kepada orang yang lewat. Dari gestur sang ibu, terlihat ia sedang memberikan perintahnya.
Anak kecil tersebut tampak masih di bawah umur, sekilas seperti usia 4-6 tahun. Sang anak kemudian berlanjalan mendekati para pengunjung di tempat keramaian tersebut.
Baca Juga: Video Viral Duel Siswa SMPN di Tasikmalaya, RDN Soroti Lemahnya Pendidikan Karakter
Tayangan yang memperlihatkan seorang ibu menyuruh anaknya mengemis kemudian viral. Sontak saja, hal ini memicu kecaman keras dari warganet dalam kolom komentar.
Kasus ini memicu gelombang komentar dari netizen yang menilai tindakan sang ibu sebagai bentuk kekerasan dan eksploitasi anak.
“Melihat anak sekecil itu dipaksa ngemis bikin hati miris. Nggak habis pikir sama manusia modelan begini,” tulis seorang netizen di kolom komentar.
Baca Juga: Viral! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Hobi Makan Rumput, Sang Ayah: Dia Tahu Mana yang Beracun
Komentar lain menyoroti perlakuan kasar sang ibu, “Waktu mendorong-dorong anaknya, rasanya marah banget. Lebih baik cari kerja jujur daripada nyiksa anak sendiri,” tulisnya.
“Anak itu sempat nangis, tapi langsung diam dan lalu pergi setelah ibunya maksa. Sedih banget lihatnya (emoji nangis),” tulis seorang netizen.
Tak sedikit pula netizen yang mengingatkan agar masyarakat tidak hanya jadi penonton. Alangkah baiknya jika menemukan kasus ini segera lapor polisi setempat.
Baca Juga: Tertidur di Gudang, Pekerja Logistik Tak Sengaja Terangkut Truk Wing Box Berjam-jam
“Kalau ada kejadian begini jangan cuma rekam, harus berani lapor ke aparat. Kita sama-sama manusia kan, harus peduli sesama,” tulis seorang warganet.
Kasus ibu pengemis di Malang yang diduga memaksa anaknya mengemis menjadi sorotan publik dan menimbulkan keprihatinan luas. Video tersebut hingga kini menjadi viral di berbagai platform. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)