Satgas Haji Umrah Tetapkan 32 Tersangka yang Sudah Merugikan 3.550 Orang Jamaah

Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Momentum haji 2026 diwarnai dengan praktik dugaan pelanggaran hukum yang merugikan jamaah haji. Untuk itu, serangkaian penegakan hukum dilakukan Sub Satgas Penegakan Hukum Satgas Haji dan Umrah dengan penetapan puluhan tersangka.
“Hingga Senin (6/7/2026), Sub Satgas Penegakan Hukum Satgas Haji dan Umrah menetapkan 32 tersangka dengan jumlah korban mencapai 3.550 orang,” kata Kepala Sub Satgas Penegakan Hukum Satgas Haji dan Umrah Brigjen Pol. Mohammad Irhamni dalam keterangan di Jakarta, Selasa(7/7/2026).
Irhamni yang juga merupakan Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri itu mengatakan, penegakan hukum oleh kepolisian dilakukan di level Bareskrim hingga jajaran Kepolisian Daerah (Polda).
Ia mengatakan, total ada 64 perkara yang ditangani oleh Satgas Haji dan Umrah. Jumlah tersebut terdiri atas 34 laporan polisi (LP) dan 30 laporan informasi (LI) dengan jumlah kerugian korban mencapai Rp116,7 miliar.
Beberapa Polda dengan pengungkapan yang menonjol di antaranya adalah Polda Metro Jaya yang mengusut empat LP dengan korban mencapai 3.000 orang. Dari laporan tersebut, ditetapkan satu tersangka dengan kerugian korban mencapai Rp95 miliar.
Kemudian, Polda Jawa Timur yang menetapkan 13 tersangka dengan jumlah korban 145 orang. Kerugian para korban mencapai Rp9,5 miliar.
Berikutnya, Polda Sulawesi Tenggara yang menetapkan tiga tersangka dengan korban sebanyak 282 orang. Kerugian diestimasi mencapai Rp8,8 miliar. Polri, kata dia, terus berkomitmen untuk memberantas pelanggaran terkait haji dan umrah untuk memastikan masyarakat bisa beribadah dengan tenang.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai iming-iming pelaksanaan haji dan umrah dengan biaya murah.“Masyarakat perlu terus waspada dan jangan tergiur tawaran-tawaran haji dan umrah dengan biaya murah dari pihak yang tidak bertanggung jawab,”kata dia.
sumber : Antara
Artikel terkait
Berita terbaru
Persib Bisa Salip Singapura dan Vietnam di Ranking AFC? Ini Hitung-hitungan Jika Menang di Kandang Melbourne Victory
Persib berpeluang mendongkrak ranking AFC Indonesia jika menang atas Melbourne Victory. Simak hitung-hitungan poin dan peluang salip Vietnam serta Singapura.
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah Disabilitas pada 2027
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah
LPPM UWG Malang Bidik Hibah Riset Nasional dan Publikasi Scopus, 70 Dosen Digembleng Empat Profesor
Program ini dirancang untuk mempersiapkan dosen agar semakin kompetitif dalam memperoleh pendanaan penelitian nasional sekaligus meningkatkan peluang publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.
Lapangan Maha Mulai Produksi, Pasokan Gas Nasional Bertambah
Lapangan West Ganal mulai produksi gas
