Salah Kaprah Simpan Helm Pakai Silica Gel, Bisa Bikin EPS Getas!

JAKARTA, KOMPAS.com – Banyak pemilik helm premium atau helm mahal sangat berhati-hati dalam menyimpan koleksinya di rumah. Agar terhindar dari jamur dan lembap, tak sedikit yang memasukkan butiran silica gel ke dalam helm atau lemari penyimpanannya.
Namun, alih-alih awet, kebiasaan ini ternyata salah kaprah yang fatal. Penggunaan silica gel justru dapat merusak komponen paling vital pada helm, yaitu EPS (Expanded Polystyrene) atau styrofoam bagian dalam.
Aditya Wahyu Nugroho, pemilik bengkel spesialis servis helm 1DS Inside, menjelaskan bahwa EPS pada helm membutuhkan tingkat kelembapan tertentu agar tetap berfungsi maksimal dalam meredam benturan.
Baca juga: Benarkah Helm Punya Masa Kedaluwarsa? Simak Penjelasannya
KOMPAS.com/FATHAN Cara menyimpang helm yang benar
“Banyak orang salah kaprah, ketika menyimpan helm di dalam ruangan, dia kasih silica gel. Padahal itu menyerap lembab, sedangkan EPS ini perlu kelembapan,” ujar Wahyu kepada Kompas.com belum lama ini.
Wahyu menambahkan, jika kelembapan di sekitar EPS diserap habis oleh silica gel, material tersebut akan berubah menjadi keras dan getas. Dalam kondisi normal, EPS harusnya memiliki sedikit fleksibilitas agar saat terjadi benturan, ia bisa meredam energi dengan baik tanpa memantul.
“Kalau dikasih silica gel, EPS jadi keras. Padahal fungsinya meredam, harusnya masih empuk. Sebagai bukti, coba cek, mau beli helm Arai seharga Rp 60 juta atau Stilo seharga Rp 400 juta pun, di dalam dusnya tidak akan ada silica gel. Itu ada alasannya,” ucap Wahyu.
Baca juga: Daftar Harga Motor Bebek Mei 2026, Revo Mulai Rp 18 Jutaan
Dampak dari penggunaan silica gel ini pun tergolong sangat cepat. Menurut Wahyu, pemilik tidak perlu menunggu bertahun-tahun untuk melihat kerusakannya.
“Nggak usah tunggu lima tahun, seminggu saja ditaruh (pakai silica gel), itu helm sudah gagal fungsinya. EPS-nya sudah ketarik banget (kering),” katanya.
Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin menyimpan helm di rumah, cukup letakkan di tempat yang sejuk dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari penggunaan bahan penyerap lembap tambahan agar material interior helm tetap terjaga elastisitasnya dalam melindungi kepala saat terjadi insiden.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Artikel terkait
Berita terbaru
TNI Pastikan Kesiapan Pengamanan Jakarta Berjalan Sesuai Aturan Negara
Berita Nasional Update menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari seluruh Indonesia. Dapatkan informasi terbaru seputar politik, ekonomi, sosial, dan peristiwa nasional setiap hari
Pekanbaru Sukses Kendalikan Inflasi, Dibawah Angka Nasional dan Terendah se-Riau
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mencatatkan capaian dalam pengendalian inflasi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis November 202
Tim Penilai Nasional Verifikasi Langsung Inovasi Kelurahan Sindangrasa
Dejurnal.com, CIAMIS. Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 turun langsung ke Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Rabu (4/11/2026)....
“Cimahi Motekar Awards 2026: 305 Inovasi, Target 10 Besar IGA Nasional “
"Cimahi Motekar Awards 2026: 305 Inovasi, Target 10 Besar IGA Nasional "
