Reza Rahadian Kembali ke Film Horor dalam ‘Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa’

Reza Rahadian cerita terlibat dalam film “Suzzanna” terbaru.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Aktor kenamaan Reza Rahadian kembali tampil dalam film horor terbaru bertajuk ‘Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa’. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 18 Maret 2026. Reza Rahadian mengungkap ketertarikannya pada cerita film yang tidak hanya menyuguhkan elemen horor, tetapi juga mengeksplorasi relasi kuasa dalam masyarakat.
Reza menjelaskan bahwa film ini menyoroti seorang Lurah yang represif serta seorang anak muda yang berusaha memperjuangkan nilai-nilai penting bersama tokoh Suzzanna. “Pada esensinya film ini juga berbicara mengenai relasi kuasa, bagaimana ada seorang Lurah yang cukup represif terhadap warganya, dan seorang anak muda bertemu dengan Suzzanna terus ingin memperjuangkan sesuatu yang sebenarnya sama-sama punya nilai,” ujar Reza dalam konferensi pers usai pratayang di Jakarta, Sabtu.
Keterlibatan Reza dalam proyek ini juga menandai kembalinya ia bekerja sama dengan Soraya Intercine Films setelah 13 tahun sejak membintangi film ‘Tenggelamnya Kapal Van der Wijck’ pada 2013. “Baru kembali lagi ke Soraya lewat film ini meskipun sebenarnya sudah sempat dibisikin sama Pak Sunil ada Suzzanna yang pertama, kedua tapi belum berjodoh dan berjodoh di yang ketiga ini,” tambahnya.
Film ini juga dibintangi oleh Luna Maya, Nai Djenar Maisa Ayu, Adi Bing Slamet, Clift Sangra, Iwa K, Nunung, dan Aziz Gagap. Cerita berfokus pada tokoh Suzzanna yang harus memilih antara meneruskan dendam atas kematian ayahnya akibat santet dari Bisman, penguasa desa yang kejam, atau mempertaruhkan segalanya demi cinta kepada Pramuja yang diperankan oleh Reza Rahadian.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
Artikel terkait
Berita terbaru
JEC Dorong Pemeriksaan Mata untuk Tingkatkan Performa Pesepakbola
JEC menyoroti pentingnya kesehatan mata, dominansi silang, dan kemampuan membaca permainan untuk mendukung performa pesepakbola sejak usia dini.
Takluk dari Kendal Tornado FC, Coach Tavares Ambil Tanggung Jawab
Kekalahan yang menyakitkan harus diterima Persebaya saat mengawali kiprahnya di Grup G I.League Cup 2026/27. Di tengah hasil minor tersebut, Bernardo Tavares memilih mengambil...
Berpakaian Adat Khas Melayu, Kepala MAN 3 Bungo H. Haidir Hadiri Agenda Nasional di Masjid Istiqlal Jakarta
Jakarta — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bungo, H. Haidir, menghadiri rangkaian agenda kunjungan dan kegiatan formal tingkat nasional yang dipusatkan di Masjid...
Profil Jesus de Miguel, Jejak Karier Penyerang CD Tenerife yang Meninggal Dunia
Profil dan perjalanan karier Jesús de Miguel Alameda, penyerang CD Tenerife yang meninggal dunia pada usia 30 tahun.
