Saturday, 31 October 2026

Terkini
Nasional

Rasau Jaya Satu Ikuti Penilaian Nasional Kampung Pancasila 2026

Desa Rasau Jaya Satu mewakili Kalimantan Barat dalam penilaian nasional Kampung Pancasila 2026 dengan mengandalkan toleransi, ketahanan pangan, UMKM, dan layanan kesehatan.

Sumber foto: bsinews.id

Bsinews.id, Jakarta, Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengikuti penilaian nasional Kasad Award Kampung Pancasila 2026 pada Selasa, 13 Oktober 2026. Penilaian di kantor desa tersebut menguji penerapan nilai Pancasila melalui pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, pelayanan kesehatan, dan toleransi antarumat beragama.

Desa Rasau Jaya Satu terpilih mewakili Kalimantan Barat setelah melewati pembinaan dan tahapan penilaian sebelumnya. Program yang diinisiasi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) itu melibatkan Astra dan diikuti 21 peserta yang telah lolos seleksi di tingkat Komando Daerah Militer (Kodam), menurut Ketua Tim Penilai Pusat Wilayah Kalimantan Barat, Kolonel Infanteri M. Ridwan.

Aspek penilaian meliputi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembinaan perlawanan rakyat (Wanra), aktivitas Karang Taruna, pemanfaatan media sosial, serta ketahanan pangan. Tim penilai juga memperhatikan pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Ridwan menekankan pentingnya keterlibatan aparat secara berkelanjutan dalam mendampingi masyarakat, bukan hanya ketika kompetisi berlangsung.

"Yang perlu dikembangkan adalah keterlibatan aparat desa dan aparat kewilayahan. Bukan hanya karena ada lomba kemudian ikut berpartisipasi, tetapi sepanjang tahun harus hadir di tengah masyarakat, baik TNI, Polri, maupun pemerintah desa," ujar Kolonel Infanteri M. Ridwan, Ketua Tim Penilai Pusat Wilayah Kalimantan Barat.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran TNI, Polri, dan pemerintah desa diperlukan untuk menjaga kedekatan dengan warga sepanjang tahun. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam penilaian Kampung Pancasila.

Staf Ahli Bupati Kubu Raya, Hefmi Rizal, yang hadir mewakili Bupati Kubu Raya, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia berharap keterwakilan Rasau Jaya Satu dapat menghasilkan penghargaan bagi Kabupaten Kubu Raya di tingkat nasional.

"Kita mengapresiasi kegiatan dari TNI ini. Mudah-mudahan melalui Desa Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya bisa meraih penghargaan Kasad Award Kampung Pancasila Tahun 2026," ujar Hefmi Rizal, Staf Ahli Bupati Kubu Raya.

Hefmi juga menyoroti ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pemerintah kabupaten. Dalam penilaian, pemerintah desa menyampaikan kendala pengurangan kuota pupuk bersubsidi selama dua bulan terakhir.

Menurut Hefmi, persoalan pupuk tersebut perlu dikoordinasikan dengan instansi terkait di tingkat kabupaten dan provinsi hingga Kementerian Pertanian agar kebutuhan petani mendapat tindak lanjut.

Kepala Desa Rasau Jaya Satu, Suwono, menjelaskan bahwa desanya menampilkan berbagai potensi lokal, mulai dari pemadam kebakaran dan pasar tradisional hingga UMKM, seni budaya, tanaman pangan, serta kegiatan hortikultura. Desa tersebut juga pernah ditunjuk sebagai desa sadar kerukunan umat beragama.

Dalam pelayanan kesehatan, pemerintah desa memiliki enam posyandu yang tersebar di enam dusun. Fasilitas pendukung lainnya mencakup puskesmas pembantu, program penanganan tengkes atau stunting, pemberian makanan tambahan, serta Rumah Sakit TBSI yang berada di wilayah desa.

"Di sini ada enam posyandu yang tersebar di enam dusun, didukung pelayanan puskesmas pembantu serta kegiatan penanganan stunting dan pemberian makanan tambahan yang turut didukung pemerintah desa," ujar Suwono, Kepala Desa Rasau Jaya Satu.

Dalam konteks pengabdian TNI kepada masyarakat, Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Pemuda Aceh Serantau, Rifqi Maulana, turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Ia mengaitkan kepemimpinan dan kedisiplinan dengan upaya memperkuat hubungan TNI dan masyarakat, sejalan dengan arahan Kasad dalam Apel Komandan Satuan TNI AD Tahun 2026 di Batujajar, Jawa Barat.

"Sebagai bagian dari generasi muda Indonesia, kami menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Dedikasi, kedisiplinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara merupakan nilai-nilai penting yang patut menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan pemuda dalam membangun masa depan Indonesia," ujar Rifqi Maulana, Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Pemuda Aceh Serantau.

Rifqi menilai hubungan TNI dan masyarakat perlu diperkuat melalui kegiatan nyata, komunikasi yang baik, serta perhatian terhadap kebutuhan warga, termasuk di wilayah pelosok. Ia juga mendorong generasi muda berkontribusi dalam pembangunan melalui pendidikan dan tanggung jawab sosial.

"Pemuda Indonesia membutuhkan teladan tentang arti disiplin, tanggung jawab, persatuan, dan pengabdian. Kami berharap semangat tersebut terus tumbuh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga mahasiswa dan pemuda tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi juga turut mengambil peran dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat," ujar Rifqi Maulana.

Rifqi turut menekankan pentingnya persatuan nasional, penghormatan terhadap keberagaman, dan kesempatan yang setara bagi pemuda dari berbagai daerah untuk berkontribusi dalam pembangunan. Ia menyatakan sinergi TNI, masyarakat, kalangan akademisi, dan organisasi kepemudaan perlu diperkuat.

"Apresiasi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai pengabdian kepada bangsa. Harapan kami, semangat bekerja untuk rakyat, menjaga persatuan, dan membangun negeri terus menjadi komitmen bersama. Sebab, masa depan Indonesia merupakan tanggung jawab kita semua," ujar Rifqi Maulana.

Sumber: bsinews.id. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *