Ramon Vega Tantang Gianni Infantino di Pemilihan Presiden FIFA 2027, Usung Reformasi
Maroko, www.pasjabar.com – Persaingan menuju kursi Presiden FIFA periode berikutnya mulai memanas. Mantan pemain tim nasional Swiss, Ramon Vega, secara

Maroko, www.pasjabar.com – Persaingan menuju kursi Presiden FIFA periode berikutnya mulai memanas. Mantan pemain tim nasional Swiss, Ramon Vega, secara resmi mengumumkan pencalonannya untuk menantang Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2027 di Rabat, Maroko.
Vega menjadi sosok pertama yang secara terbuka menyatakan pencalonan untuk menantang Infantino, yang berencana kembali memimpin federasi sepak bola dunia tersebut. Mantan bek Tottenham Hotspur itu membawa agenda perubahan tata kelola FIFA, transparansi keuangan, dan penguatan akuntabilitas organisasi.
Dalam dokumen setebal 11 halaman yang menyertai pencalonannya, Vega menjelaskan alasan dirinya kembali mencoba menduduki jabatan tertinggi di sepak bola dunia. Ia menilai berbagai persoalan yang muncul dalam beberapa tahun terakhir semakin memperkuat kebutuhan akan reformasi mendasar di tubuh FIFA.
Pencalonan ini juga menjadi upaya kedua Vega setelah sebelumnya mencoba maju pada 2022, tetapi tidak berhasil menyelesaikan proses pencalonan.
Vega mengatakan, keputusannya mencalonkan diri bukan semata-mata untuk menggantikan sosok yang saat ini memimpin FIFA. Menurutnya, persoalan sepak bola dunia membutuhkan pembenahan yang menyentuh sistem dan struktur organisasi.
Ia mengaku telah memantau berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan sepak bola internasional selama bertahun-tahun. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan dirinya kembali menawarkan diri sebagai kandidat presiden.
Ia juga menyinggung kekhawatiran yang telah disuarakan sejak beberapa tahun lalu. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil pengamatan dan pengalaman dari banyak pihak yang terlibat dalam sepak bola.
Vega menegaskan kesiapannya untuk mengambil peran lebih besar apabila komunitas sepak bola internasional benar-benar menginginkan perubahan.
Salah satu isu yang menjadi perhatian Vega adalah arah kebijakan komersial FIFA. Ia memanfaatkan momentum penolakan terhadap rencana pembentukan perusahaan komersial yang membuka peluang bagi investor swasta untuk memiliki sebagian kepentingan bisnis kompetisi FIFA.
Rencana tersebut sebelumnya menuai kritik dari sejumlah pihak di dunia sepak bola sebelum akhirnya dibatalkan. Kontroversi itu turut meningkatkan tekanan terhadap kepemimpinan Infantino.
Vega berpandangan bahwa sepak bola tidak seharusnya hanya menjadi kepentingan presiden, konfederasi, atau administrator. Baginya, olahraga tersebut merupakan milik seluruh komunitas yang terlibat di dalamnya.
Ia melanjutkan, sepak bola merupakan olahraga masyarakat yang tumbuh berkat kontribusi berbagai elemen, mulai dari pemain, pelatih, wasit, suporter, klub, liga, hingga komunitas.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam agenda yang ditawarkan Vega. Ia ingin pengelolaan sepak bola dunia lebih mengutamakan kepentingan seluruh komunitas, bukan hanya kepentingan kelompok tertentu.
Dalam dokumen pencalonannya, Vega juga mengusulkan perubahan tata kelola FIFA agar lebih demokratis dan terbuka. Ia menilai pergantian presiden saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan apabila sistem organisasi tetap berjalan dengan cara yang sama.
Karena itu, reformasi yang ditawarkannya mencakup pengawasan independen, transparansi keuangan, serta mekanisme pertanggungjawaban yang lebih jelas.
Menurut Vega, FIFA membutuhkan sistem yang mampu menjaga kredibilitas organisasi sekaligus membangun kembali kepercayaan publik terhadap pengelolaan sepak bola internasional.
Ia juga menekankan pentingnya modernisasi kelembagaan. Dengan struktur yang lebih transparan dan mekanisme pengawasan yang kuat, keputusan organisasi dapat memperoleh pertanggungjawabkan kepada komunitas sepak bola yang lebih luas.
Meski membawa sejumlah agenda perubahan, Vega masih harus memenuhi persyaratan untuk dapat mengikuti pemilihan secara resmi. Setiap kandidat wajibkan memperoleh dukungan sedikitnya lima federasi anggota FIFA serta memenuhi ketentuan kelayakan lainnya.
Batas waktu pemenuhan persyaratan pencalonan pada 18 November 2026. Dengan demikian, pengumuman pencalonan belum otomatis menjamin Vega akan masuk dalam daftar kandidat final.
Di sisi lain, Gianni Infantino telah menyatakan niatnya untuk kembali mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA. Ia memimpin organisasi tersebut sejak 2016 dan kini menghadapi tekanan terkait sejumlah kebijakan, termasuk rencana komersialisasi yang menuai kontroversi.
Meski menghadapi kritik, Infantino masih memiliki dukungan dari sejumlah federasi dan konfederasi. Pada 23 Oktober 2026, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga menyatakan dukungannya terhadap pencalonan kembali Infantino.
Dukungan tersebut menjadi perkembangan penting menjelang pemilihan pada Maret 2027. Sementara itu, pencalonan Vega membuka kemungkinan adanya persaingan langsung apabila ia berhasil memenuhi seluruh persyaratan yang FIFA tetapkan.
Bagi Vega, tantangan utamanya bukan hanya memperkenalkan agenda reformasi, tetapi juga memperoleh dukungan resmi dari federasi anggota FIFA yang memiliki hak suara.
Pemilihan Presiden FIFA 2027 pun berpotensi menjadi momentum penting bagi arah tata kelola sepak bola dunia. Pertarungan tersebut tidak hanya berkaitan dengan siapa yang akan memimpin organisasi, tetapi juga bagaimana FIFA menjawab tuntutan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik pada masa mendatang. (Pri)
Sumber: pasjabar. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Super League -Persebaya bermain imbang 1-1 lawan Persijap
Pesepakbola Persebaya Surabaya Miguel Pereira (kiri) dihadang oleh pemain Persijap Jepara Zidane Pramudya (kedua kiri) saat laga pekan kedelapan BRI Super ...
Carrick Tegaskan Manchester United Haus Kemenangan jelang Hadapi Chelsea
Pelatih Manchester United Michael Carrick menegaskan timnya haus kemenangan menjelang lawatan ke markas Chelsea, Sabtu, 31 Oktober 2026 malam WIB. Setan Merah membutuhkan hasil...
Sundulan Mitrevski Selamatkan Persebaya dari Kekalahan
Risto Mitrevski menyelamatkan Persebaya dari kekalahan saat menghadapi Persijap Jepara. Laga pekan kedelapan Super League berakhir imbang 1-1.
