Quadcopter Israel Bunuh Bocah Palestina yang Sedang Berjuang untuk Mencari Air Bersih

Warga mendukai korban serangan Israel di Kota Gaza, Kamis (18/6/2026).
REPUBLIKA.CO.ID,GAZA CITY — Seorang anak Palestina gugur dan seorang lainnya terluka pada Jumat (3/7/2026) pagi setelah sebuah pesawat tanpa awak (quadcopter) milik pasukan Israel menjatuhkan bom ke arah mereka. Peristiwa tragis tersebut terjadi saat kedua anak sedang berusaha mengambil air bersih di kawasan Kota Tua, Gaza City.
Berdasarkan keterangan dari pihak Pertahanan Sipil (Civil Defense), kedua bocah tersebut tengah mengisi wadah-wadah dengan air di area belakang Masjid Al-Omari ketika serangan drone Israel tiba-tiba menghantam mereka. Satu anak dilaporkan gugur seketika di lokasi kejadian, sementara anak kedua mengalami luka-luku.
Insiden mematikan ini terjadi di tengah gencatan senjata yang seharusnya berlangsung. Meski demikian, agresi dan tindakan genosida Israel di sepanjang Jalur Gaza terbukti masih terus berlanjut, lapor Palestine Chronicle.
Serangan meluas
Menurut laporan Quds News Network (QNN), tank-tank militer Israel melepaskan tembakan beruntun ke arah wilayah selatan Khan Younis dan Rafah. Dentuman peluru bahkan dilaporkan mencapai tenda-tenda yang menjadi tempat berlindung bagi warga Palestina yang mengungsi di wilayah Rafah.
Tak hanya itu, helikopter Apache Israel juga memberondong area timur kamp pengungsian Bureij di Gaza tengah serta wilayah timur Kota Gaza. Sementara itu, satuan artileri Israel membombardir lingkungan timur Kota Gaza, kota Jabaliya, dan wilayah barat laut Rafah.
Artikel terkait
Berita terbaru
Persib Bisa Salip Singapura dan Vietnam di Ranking AFC? Ini Hitung-hitungan Jika Menang di Kandang Melbourne Victory
Persib berpeluang mendongkrak ranking AFC Indonesia jika menang atas Melbourne Victory. Simak hitung-hitungan poin dan peluang salip Vietnam serta Singapura.
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah Disabilitas pada 2027
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah
LPPM UWG Malang Bidik Hibah Riset Nasional dan Publikasi Scopus, 70 Dosen Digembleng Empat Profesor
Program ini dirancang untuk mempersiapkan dosen agar semakin kompetitif dalam memperoleh pendanaan penelitian nasional sekaligus meningkatkan peluang publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.
Lapangan Maha Mulai Produksi, Pasokan Gas Nasional Bertambah
Lapangan West Ganal mulai produksi gas
