Saturday, 31 October 2026

Terkini
Nasional

Perhutani Divre Jatim Dukung Ketahanan Pangan dan Swasembada Gula Nasional

SURABAYA, PERHUTANI (18/10/2026) | Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur (Divre Jatim) mendukung ketahanan pangan dan percepatan swasembada gula nasional melalui kerja sama budidaya tebu denga…

Sumber foto: Perhutani

SURABAYA, PERHUTANI (18/10/2026) | Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur (Divre Jatim) mendukung ketahanan pangan dan percepatan swasembada gula nasional melalui kerja sama budidaya tebu dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Perhutani Divre Jatim, Dewanto, yang didampingi Administratur Perhutani KPH Saradan, KPH Madiun, KPH Ngawi, KPH Jombang, dan KPH Nganjuk saat menghadiri acara tutup giling tahun 2026 Pabrik Gula (PG) Redjo Agung Baru di Madiun, Minggu (18/10).

Kerja sama Perhutani dengan PT SGN mencakup pemanfaatan kawasan hutan untuk pengembangan budidaya tebu melalui skema kemitraan strategis sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini bertujuan mendukung ketersediaan bahan baku industri gula, meningkatkan produktivitas tanaman tebu, serta memperkuat pasokan gula nasional dengan tetap menjaga kelestarian dan fungsi pokok kawasan hutan.

Dewanto menjelaskan, pengembangan budidaya tebu juga dilakukan melalui program bongkar ratoon atau peremajaan tanaman tebu dan perluasan areal tanam. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan Perhutani terhadap peningkatan produktivitas tebu dan percepatan pencapaian swasembada gula nasional.

Selain mendukung sektor industri gula, kerja sama ini juga membuka peluang keterlibatan masyarakat sekitar hutan dalam kegiatan budidaya tebu. Melalui kemitraan tersebut, masyarakat desa hutan berpeluang memperoleh manfaat ekonomi, memperluas kesempatan kerja, serta berpartisipasi dalam pengembangan komoditas pangan.

“Perhutani dan PT SGN juga mendorong keterlibatan masyarakat sekitar hutan dalam kegiatan budidaya tebu. Kolaborasi ini membuka peluang pemberdayaan masyarakat, memperluas kesempatan kerja, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa hutan,” ujar Dewanto.

Lebih lanjut, Dewanto menegaskan bahwa sinergi antara Perhutani, PT SGN, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk mendukung keberlanjutan pengembangan tebu. Melalui pengelolaan kawasan hutan secara produktif dan lestari, Perhutani Divre Jatim berkomitmen mendukung ketersediaan bahan baku industri gula, peningkatan produksi gula nasional, serta terwujudnya ketahanan pangan dan swasembada gula. (Kom-PHT/Divre Jatim/Djel)

Sumber: Perhutani. Baca selengkapnya di sumber

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *