Perbandingan Jumlah Jamaah Haji yang Dirawat saat Armuzna dengan Tahun Lalu

Jumat 05 Jun 2026 05:34 WIB
Jamaah haji yang membutuhkan perawatan lanjutan umumnya dirujuk ke RS
Foto: Republika/Fernan Rahadi 
Jamaah haji Indonesia saat mabit di Muzdalifah usai melaksanakan wukuf di Arafah di Makkah, Arab Saudi, Rabu dini hari (27/5/2025).

Oleh: Fernan Rahardi dari Makkah, Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Makkah mengungkapkan jumlah jamaah haji Indonesia yang dirawat pasca puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj RI, dr Dani Pramudya, mengatakan saat ini jumlah jamaah yang menjalani perawatan tercatat sekitar 210 orang. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai lebih dari 300 pasien.
“Untuk yang sekarang ini pasca Armuzna yang kita rawat itu hampir 210 jemaah. Kalau yang tahun lalu mungkin sekitaran 300 jemaah. Penyebabnya karena istithaah-nya mungkin kurang tahun lalu. Tapi sekarang karena kita perketat istithaah-nya ya alhamdulillah (menurun),” ujar Dani Pramudya kepada tim Media Center Haji (MCH) di Aziziyah, Makkah, Kamis (4/6/2026).
Menurut Dani, kelelahan menjadi penyebab utama jamaah harus mendapatkan perawatan setelah menjalani rangkaian ibadah haji, khususnya saat pelaksanaan Armuzna. Selain faktor kelelahan, sebagian jemaah yang dirawat juga memiliki penyakit penyerta atau komorbid yang sudah dibawa sejak dari daerah asal.
“Faktor pertama memang karena kelelahan pasca Armuzna, itu memang paling banyak kasusnya karena kelelahan. Dan ditambah juga adanya komorbid yang membawa dari daerah,” ujarnya.
Berita Lainnya
Rekomendasi
-
Jumat , 05 Jun 2026, 20:34 WIB
Survei: Gen Z Paling Rendah Berkurban, Berwakaf, dan Bayar Zakat Maal
-
-

Jumat , 05 Jun 2026, 19:41 WIB
Menabung Bertahap dan Dana Kelolaan yang Aman, Dua Penopang Keberlanjutan Haji Indonesia
-

Jumat , 05 Jun 2026, 17:34 WIB
Terungkap, Kapal Induk USS Gerald R Ford Rusak Parah Akibat Terbakar Usai Perang dengan Iran
-

Jumat , 05 Jun 2026, 17:03 WIB
Ajukan Keberatan Berlanjutnya Penahanan, Israel Hukum Dr Abu Safiya di Sel Isolasi
-

Jumat , 05 Jun 2026, 16:47 WIB
Resmikan Gedung FK UIN Suka, Menag Berharap Lahirnya Dokter-Dokter Islami
-
Artikel terkait
Berita terbaru
Persib Bisa Salip Singapura dan Vietnam di Ranking AFC? Ini Hitung-hitungan Jika Menang di Kandang Melbourne Victory
Persib berpeluang mendongkrak ranking AFC Indonesia jika menang atas Melbourne Victory. Simak hitung-hitungan poin dan peluang salip Vietnam serta Singapura.
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah Disabilitas pada 2027
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah
LPPM UWG Malang Bidik Hibah Riset Nasional dan Publikasi Scopus, 70 Dosen Digembleng Empat Profesor
Program ini dirancang untuk mempersiapkan dosen agar semakin kompetitif dalam memperoleh pendanaan penelitian nasional sekaligus meningkatkan peluang publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.
Lapangan Maha Mulai Produksi, Pasokan Gas Nasional Bertambah
Lapangan West Ganal mulai produksi gas
