Tuesday, 3 November 2026

Terkini
Nasional

Pendekatan Baru Teknologi AI Bisa Prediksi Risiko Penyakit Jantung

Pendekatan Baru Teknologi AI Bisa Prediksi Risiko Penyakit Jantung


Teknologi analisis retina berbasis AI bernama Dr Noon diperkenalkan kepada publik Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam layanan kesehatan terus berkembang. Terbaru, teknologi analisis retina berbasis AI bernama Dr Noon dikenalkan sebagai pendekatan baru dalam memprediksi risiko penyakit kardiovaskular melalui foto retina.

Teknologi yang dikembangkan di Korea Selatan (Korsel) ini memanfaatkan citra retina untuk membantu mengidentifikasi risiko Atherosclerotic Cardiovascular Disease (ASCVD) atau penyakit kardiovaskular aterosklerotik. Selain mendukung penilaian risiko penyakit jantung, sistem itu dapat membantu mendeteksi sejumlah gangguan kesehatan mata melalui proses skrining yang bersifat noninvasif.

Pemanfaatan retina sebagai sumber informasi kesehatan menjadi perhatian dalam simposium bertajuk “Novel Methods to Predict ASCVD Risk” di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026). Sesi tersebut menghadirkan dr Sahil Thakur, clinician scientist sekaligus dokter spesialis mata asal Singapura, yang menjelaskan perkembangan bidang oculomics.

Read More

Artikel terkait

Berita terbaru

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *