Pemeriksaan Inspektorat Di Kelurahan Sukajaya Lempasing, Tanpa Kepala Desa

PESAWARAN(Lintasmedia.news) : –| Kantor Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Lampung, kembali diperiksa Inspektorat terkait Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan Insentif Perangkat Desa, Kader Desa dan Ketua Rukun Tetangga (RT) Senin (9/1/2023)
Dalam rapat yang dilaksanakan di Ruang Balai Desa Sukajaya Lempasing A.Zainuri selaku Kades Sukajaya Lempasing tidak terlihat dan tidak hadir, sementara diwakili oleh PLH Sekdes Rusli Efendi . ia
Plh Sekdes Rusli Efendi menyampaikan permohonan maaf bahwa Kades Zainuri tidak bisa hadir, ia hanya melayangkan surat, kemudian Plh Rusli Efendi membacakan isi surat tersebut isinya menyatakan permohonan maaf tidak dapat hadir dikarenakan kondisinya sakit,hingga sampai hari ini belum sembuh dan memohon bimbingannya kepada pihak inspektorat
Semua aparatur mulai dari Rt,Kadus,Kader PKK,LPM,Linmas merasa kecewa atas ketidak hadiran kades zainuri , mereka berkumpul dibalai Desa Lempasing ini dalam rangka pemeriksaan rutin Inspektorat Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2022, ” Terang se kdes”
Sangat disayangkan kedatangan Inspektorat ini belum mendapatkan hasil., Para aparatur desa berharap dapat menyelesaikan polemik yang ada di Desa Sukajaya Lempasing,
Ketua team dari pihak Inspektorat kabupaten Pesawaran Heri Darmawan hanya dapat berjanji saja.
Ketua Tim pemeriksa dari Inspektorat Kabupaten Pesawaran dalam sambutannya mengatakan “Kami sudah mengetahui, dari tahun 2021 telah kami periksa dan kami kumpulkan seluruh perangkat desa termasuk RT untuk di mintai peryataan nya”, dan sudah kami ingatkan kepada kades, ternyata masih di lakukan lagi oleh Kepala Desa A.Zainuri .” Terangnya “.
Seluruh perangkat desa telah di periksa, di mintai keterangan, serta di mintai peryataan nya. Mulai dari kaur desa,Kadus,kader posyandu,dan RT.semua nya telah membuat peryataan.termasuk beberapa warga yang ikut hadir juga di mintai keterangan tentang dana BLT DD.
Diantara warga yang dipanggil tersebut yang berinisial “A” (52) mengatakan bahwa, “Selama tahun 2022, saya baru menerima BLT DD cuma 8 bulan dengan jumlah 2,4 juta. 4 bulan lagi belum saya terima,” Terangnya.
Di tempat berbeda, terlihat beberapa ketua RT sedang membuat surat pernyataan, dan salah seorang menyatakan kepada awak media, Kalau saya tidak terlalu berharap, tidak mungkin uang nya di kembalikan, dari tahun ke tahun sudah sering di periksa Inspektorat, tapi tetap tidak ada penyelesaiannya dan cuma di periksa saja tidak ada tindak lanjut yang berati katanya dengan nada pesimis.
Saat awak media menanyakan hal ini kepada Ketua team untuk dimintai keterangannya namun sayang tak satupun memberikan keteranganya kepada awak media. Hadi
Artikel terkait
Berita terbaru
Kehebohan Tim Cheering Bakar Semangat Peserta Jakarta Running Festival 2026
Liputan6.com, Jakarta – Suasana myBCA Jakarta Running Festival 2026 tak hanya diramaikan oleh para pelari yang berjuang mencapai garis finis. Di sepanjang rute, para...
Intip Koper Traveling Berdesain Sporty ala Mobil Sport, Fungsional untuk Berbagai Perjalanan
Liputan6.com, Jakarta – Saat bepergian, koper tak hanya berfungsi untuk menyimpan barang, tapi juga menunjang kenyamanan dan gaya selama perjalanan. Kapasitas, material, dan desain...
Moto3 Australia 2026 Batal Digelar karena Cuaca Buruk, Veda Ega Pratama Ungkap Kesedihan Usai Pole
Perbesar Veda Ega Pratama pada tes pramusim Moto3 2026 di Sirkuit Jerez. (Honda Team Asia) Liputan6.com, Victoria – Veda Ega Pratama tak bisa tampil...
Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional
Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Papua Tengah memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2026 untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Tanah...
