Banyumas –
Niat hati ingin mudik ke Jogja, mobil minibus Isuzu Elf yang dinaiki rombongan pemudik asal Lampung malah terjungkir dan masuk ke parit di Banyumas.
Lokasi kecelakaan nahas itu berada di Jalan Raya Banyumas-Buntu, tepatnya di tikungan Cemuris, Desa Sidamulya, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.
Mobil Elf itu nyemplung setelah diduga menghindari sepeda motor yang terjatuh di depannya. Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami pun menjelaskan peristiwa tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan dilaporkan ke Pos Lantas Kemranjen pada pukul 14.40 WIB. Kecelakaan bermula saat kendaraan Isuzu Elf bernomor polisi AA-7748-C melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.
“Sesampainya di lokasi kejadian, terdapat sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya terjatuh searah di depan kendaraan Elf. Pengemudi kemudian berusaha menghindar ke kanan, namun kehilangan kendali hingga kendaraan masuk ke parit,” kata Metri saat dimintai konfirmasi, Kamis (26/3).
Minibus tersebut dikemudikan IB (40), warga Desa Penarik, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Ia mengalami nyeri pada tangan kanan dan dalam kondisi sadar serta menjalani rawat jalan.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak enam penumpang mengalami luka ringan dan dilarikan ke RS Siaga Medika Banyumas. Mereka masing-masing berinisial SM (41), DN (21), MS (18), RG (20), LL (20), dan SR (20). Seluruh korban dilaporkan dalam kondisi sadar.
“Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kejadian ini. Total kerugian material diperkirakan sekitar Rp 5 juta,” tambahnya.
Diketahui, kendaraan tersebut merupakan rombongan pemudik asal Lampung yang hendak menuju Yogyakarta.
“Elf tersebut mengangkut rombongan pemudik dari Lampung dengan tujuan ke Jogja,” jelasnya.
Petugas kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dan mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur rawan kecelakaan.
———
Artikel ini telah naik di detikJateng.
(wsw/wsw)