MTsN 4 Bantul Sosialisasikan Survei Nasional Kurikulum Berbasis Cinta
MTsN 4 Bantul menggelar sosialisasi Survei Nasional KBC dengan melibatkan 37 siswa terpilih dari 737 siswa kelas VII–IX.

BANTUL — MTs Negeri 4 Bantul melaksanakan sosialisasi Survei Nasional Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Timur MTsN 4 Bantul dengan melibatkan 37 siswa terpilih dari total 737 siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Pelaksanaan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengumpulan data dan informasi mengenai penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Para siswa yang terpilih sebagai responden diharapkan dapat mengikuti survei dengan sungguh-sungguh serta memberikan jawaban sesuai dengan pengalaman dan kondisi yang mereka rasakan selama mengikuti pembelajaran di madrasah.
Dari keseluruhan 737 siswa MTsN 4 Bantul, sebanyak 37 siswa dipilih sebagai responden survei nasional. Keterlibatan siswa dari berbagai jenjang kelas diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pengalaman peserta didik dalam merasakan suasana pembelajaran, interaksi dengan guru, serta pembiasaan nilai-nilai positif di lingkungan madrasah.
Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai cinta, kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan terhadap sesama sebagai bagian penting dalam proses pendidikan. Melalui pendekatan ini, pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan akhlak, serta tumbuhnya sikap saling menghormati.
Nilai-nilai KBC selaras dengan upaya madrasah dalam membangun lingkungan belajar yang ramah, nyaman, inklusif, dan penuh kepedulian. Peserta didik diharapkan mampu mengembangkan kecintaan kepada Allah Swt., Rasulullah saw., ilmu pengetahuan, diri sendiri, sesama manusia, serta lingkungan sekitar.
Melalui sosialisasi ini, para siswa memperoleh pemahaman tentang pentingnya partisipasi mereka dalam survei nasional. Kejujuran dan kesungguhan responden dalam memberikan jawaban menjadi hal penting agar data yang terkumpul dapat menggambarkan pengalaman peserta didik secara objektif.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi MTsN 4 Bantul untuk terus memperkuat budaya madrasah yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, keteladanan, dan kasih sayang dalam setiap proses pendidikan.
Dengan adanya Survei Nasional Kurikulum Berbasis Cinta, MTsN 4 Bantul berharap penguatan pendidikan yang berlandaskan nilai cinta dapat terus dikembangkan sehingga madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi yang beriman, berakhlak mulia, peduli, dan menghargai sesama.
Kurikulum Berbasis Cinta: Menguatkan Ilmu, Menumbuhkan Kepedulian, dan Membentuk Generasi Berakhlak Mulia.
Sumber: Kompasiana.com. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Kehebohan Tim Cheering Bakar Semangat Peserta Jakarta Running Festival 2026
Liputan6.com, Jakarta – Suasana myBCA Jakarta Running Festival 2026 tak hanya diramaikan oleh para pelari yang berjuang mencapai garis finis. Di sepanjang rute, para...
Intip Koper Traveling Berdesain Sporty ala Mobil Sport, Fungsional untuk Berbagai Perjalanan
Liputan6.com, Jakarta – Saat bepergian, koper tak hanya berfungsi untuk menyimpan barang, tapi juga menunjang kenyamanan dan gaya selama perjalanan. Kapasitas, material, dan desain...
Moto3 Australia 2026 Batal Digelar karena Cuaca Buruk, Veda Ega Pratama Ungkap Kesedihan Usai Pole
Perbesar Veda Ega Pratama pada tes pramusim Moto3 2026 di Sirkuit Jerez. (Honda Team Asia) Liputan6.com, Victoria – Veda Ega Pratama tak bisa tampil...
Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional
Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Papua Tengah memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2026 untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Tanah...
