MIN 2 Way Kanan Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026
Kepala MIN 2 Way Kanan, Fitria Yuliza, bersama empat guru menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Way Kanan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien/Sabilil...

RRI.CO.ID, Way Kanan — Kepala MIN 2 Way Kanan, Fitria Yuliza, bersama empat guru menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Way Kanan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien/Sabilil Muqorrobin, Kampung Suka Agung, Kecamatan Buay Bahuga, Kamis, 22 Oktober 2026.
Kehadiran keluarga besar MIN 2 Way Kanan menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan nilai keagamaan dan kebangsaan. Madrasah juga menegaskan komitmennya dalam membangun kehidupan yang rukun dan damai.
Kepala MIN 2 Way Kanan, Fitria Yuliza, mengatakan Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan ulama dan santri. Peringatan tersebut sekaligus memperkuat semangat membangun bangsa yang moderat dan berakhlak mulia.
“Kami hadir untuk menunjukkan bahwa madrasah senantiasa bersama pesantren dalam membina kehidupan keagamaan yang rukun dan damai,” ujar Fitria.
Upacara diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan di bawah pimpinan Kepala Kantor Kemenag, Masir Ibrahim. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 500 tamu undangan dari berbagai unsur.
Peserta terdiri atas unsur Forkopimda dan Forkopimcam, perwakilan Kodim 0427/Way Kanan, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA), serta pimpinan pondok pesantren. Tokoh agama, santri, dan masyarakat sekitar juga turut mengikuti upacara tersebut.
Peringatan HSN 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menegaskan peran santri dalam memperkuat kehidupan beragama, menjaga persatuan, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Hari Santri Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Penetapan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan santri dan ulama, termasuk semangat Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.
Melalui momentum tersebut, MIN 2 Way Kanan berharap nilai perjuangan, kebersamaan, dan akhlak mulia terus tertanam dalam lingkungan pendidikan. Sinergi antara madrasah dan pesantren diharapkan turut membentuk generasi yang religius, moderat, serta memiliki semangat kebangsaan.
Sumber: RRI.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Kehebohan Tim Cheering Bakar Semangat Peserta Jakarta Running Festival 2026
Liputan6.com, Jakarta – Suasana myBCA Jakarta Running Festival 2026 tak hanya diramaikan oleh para pelari yang berjuang mencapai garis finis. Di sepanjang rute, para...
Intip Koper Traveling Berdesain Sporty ala Mobil Sport, Fungsional untuk Berbagai Perjalanan
Liputan6.com, Jakarta – Saat bepergian, koper tak hanya berfungsi untuk menyimpan barang, tapi juga menunjang kenyamanan dan gaya selama perjalanan. Kapasitas, material, dan desain...
Moto3 Australia 2026 Batal Digelar karena Cuaca Buruk, Veda Ega Pratama Ungkap Kesedihan Usai Pole
Perbesar Veda Ega Pratama pada tes pramusim Moto3 2026 di Sirkuit Jerez. (Honda Team Asia) Liputan6.com, Victoria – Veda Ega Pratama tak bisa tampil...
Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional
Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Papua Tengah memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2026 untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Tanah...
