Maresca Bela Performa Man City Usai Kontroversi Gol Haaland
Enzo Maresca menilai performa Manchester City saat menang 1-0 atas Manchester United layak mendapat sorotan, meski gol Erling Haaland diwarnai kesalahan VAR.

Kemenangan Manchester City dengan skor 1-0 atas Manchester United di Old Trafford menjadi sorotan setelah keputusan VAR mengesahkan gol Erling Haaland meski ditemukan kekeliruan dalam proses pemeriksaan. Pelatih Enzo Maresca menilai polemik tersebut telah mengalihkan perhatian dari perjuangan timnya, yang mampu mempertahankan keunggulan meski bermain dengan 10 pemain, dilansir dari Bola.
Gol penentu Haaland tercipta pada menit ke-60. Sebelumnya, wasit di lapangan sempat menganulir gol tersebut karena menganggap penyerang asal Norwegia itu berada dalam posisi offside. Setelah peninjauan VAR, gol akhirnya dinyatakan sah.
Situasi pertandingan menjadi semakin menantang bagi Man City setelah Phil Foden menerima kartu merah pada menit ke-23 karena menendang Bruno Fernandes. Kendati kehilangan satu pemain sejak awal laga, tim asuhan Maresca tetap mampu menjaga keunggulan sampai peluit akhir dibunyikan.
Hasil positif tersebut sekaligus memperpanjang catatan kemenangan Man City menjadi empat pertandingan berturut-turut di Premier League. Namun, pembahasan seusai laga justru lebih banyak berkutat pada keputusan perangkat pertandingan daripada penampilan tim secara keseluruhan.
Menjelang pertandingan putaran ketiga Carabao Cup melawan Norwich City pada Jumat (18-9-2026) dini hari WIB, Maresca menyampaikan kekecewaannya terhadap fokus pembahasan publik setelah pertandingan melawan MU.
Ia menilai durasi permainan dengan jumlah pemain yang tidak seimbang seharusnya menjadi bagian penting dalam menilai performa timnya, bukan justru tersisih oleh satu keputusan kontroversial.
"Berbicara tentang satu kejadian atau satu momen setelah pertandingan ketika kami bermain selama 70 hingga 75 menit dengan 10 pemain, menurut saya itu cukup buruk," ujar Maresca, dikutip dari BBC.
Pelatih asal Italia tersebut juga menegaskan bahwa penampilan para pemainnya tetap patut diapresiasi meskipun keputusan VAR menjadi pusat perhatian.
"Saya pikir penampilan kami luar biasa dan saya senang dengan performa tersebut," tambahnya.
Kontroversi tidak berhenti setelah gol Haaland disahkan. Dalam evaluasi berikutnya, diketahui bahwa pemeriksaan VAR tidak memperhitungkan posisi Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside dan dinilai mengganggu lawan ketika berusaha menyambut bola di area tengah.
Kesalahan tersebut kemudian diakui oleh pihak terkait. Maresca memandang kekeliruan keputusan sebagai bagian yang dapat terjadi dalam pertandingan sepak bola, baik ketika menguntungkan maupun merugikan sebuah tim.
"Yang diketahui adalah telah terjadi kesalahan dan hanya itu. Terkadang keputusan menguntungkan Anda, terkadang merugikan Anda. Itulah sepak bola," kata Maresca.
Ia juga mengingat kembali pertandingan pada Januari 2023 ketika Man City kalah 1-2 dari MU. Saat itu, Maresca masih berada di klub sebagai asisten Pep Guardiola dan menilai timnya pernah mengalami persoalan serupa terkait keputusan pertandingan.
"Tiga tahun lalu ketika saya berada di sini (sebagai asisten Guardiola), hal yang sama persis terjadi melawan United," ujar Maresca.
Ia kemudian menyoroti belum adanya permintaan maaf atas kejadian tersebut, yang menurutnya juga melibatkan gol yang tidak semestinya disahkan.
"Gol tersebut bukan gol yang sah dan tidak ada seorang pun yang meminta maaf. Kami masih menunggu permintaan maaf untuk kejadian tersebut," imbuhnya.
Howard Webb, kepala badan wasit Premier League, Pro Ref, sebelumnya turut menjelaskan kesalahan dalam pemeriksaan gol Haaland. Melalui program Match Officials Mic'd Up, ia mengakui VAR tidak memeriksa kemungkinan posisi offside Enzo Fernandez secara menyeluruh sebelum gol kemenangan Man City disahkan.
Webb menyatakan kekecewaannya terhadap hasil pemeriksaan tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa para perangkat pertandingan merasakan hal serupa karena keputusan itu tidak sesuai dengan standar pekerjaan yang ingin mereka pertahankan.
"Saya benar-benar kecewa dengan hasil ini. Kami semua begitu," kata Webb.
Ia menambahkan bahwa kekeliruan tersebut menjadi pukulan bagi perangkat pertandingan yang memiliki kebanggaan terhadap pekerjaan mereka.
"Tidak ada yang lebih kecewa daripada para perangkat pertandingan itu sendiri. Mereka sangat bangga dengan pekerjaan yang mereka lakukan dan tentunya saat ini merasa terpukul karena gagal dalam situasi tersebut," ujarnya.
Menurut Webb, perhatian VAR terlalu terpusat pada posisi Haaland ketika menentukan apakah gol tersebut sah. Pemeriksaan itu berhasil memastikan bahwa Haaland tidak berada dalam posisi offside, tetapi tidak menuntaskan evaluasi terhadap kemungkinan pelanggaran lain dalam rangkaian permainan.
"VAR menjadi sangat fokus pada Haaland. Dia memastikan Haaland berada dalam posisi onside dan berpikir bahwa itu adalah gol yang sah," jelas Webb.
Webb menerangkan bahwa VAR memang memeriksa apakah Fernandez menyentuh bola. Hal itu berkaitan dengan kemungkinan bola diteruskan kepada Haaland sebelum penyerang tersebut mencetak gol, tetapi dampak posisi Fernandez terhadap jalannya permainan tidak dievaluasi secara menyeluruh.
Sumber: www.suaralandak.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Super League -Persebaya bermain imbang 1-1 lawan Persijap
Pesepakbola Persebaya Surabaya Miguel Pereira (kiri) dihadang oleh pemain Persijap Jepara Zidane Pramudya (kedua kiri) saat laga pekan kedelapan BRI Super ...
Carrick Tegaskan Manchester United Haus Kemenangan jelang Hadapi Chelsea
Pelatih Manchester United Michael Carrick menegaskan timnya haus kemenangan menjelang lawatan ke markas Chelsea, Sabtu, 31 Oktober 2026 malam WIB. Setan Merah membutuhkan hasil...
Sundulan Mitrevski Selamatkan Persebaya dari Kekalahan
Risto Mitrevski menyelamatkan Persebaya dari kekalahan saat menghadapi Persijap Jepara. Laga pekan kedelapan Super League berakhir imbang 1-1.
