Manfaat Kandungan Peptide untuk Atasi Kantung Mata

KOMPAS.com – Kantung mata yang menggelap dan mengendur sering menjadi keluhan utama bagi banyak orang seiring bertambahnya usia. Kondisi ini umumnya muncul akibat kelelahan kronis maupun proses penuaan kulit yang wajar.

Beruntungnya, ada beragam untuk menyamarkan area bawah mata yang tampak lelah tersebut. Salah satunya dengan menggunakan krim mata yang diformulasikan khusus dengan kandungan peptide.

Peptide adalah rantai pendek asam amino yang telah lama menjadi andalan dalam industri kecantikan. Sebab, ia mampu membantu memelihara kesehatan kulit.

Kandungan aktif ini turut diyakini mampu menyamarkan garis halus, memperbaiki masalah kulit kendur, dan meratakan tekstur wajah.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Kantung Mata Hitam dengan Aman dan Efektif

“Peptide mengatasi kantung mata pada tingkat dasar, merangsang produksi kolagen dan elastin untuk meningkatkan kekencangan, mengurangi munculnya garis-garis halus, dan mendukung struktur kulit secara keseluruhan,” ujar ahli dermatologi sekaligus pendiri Eighth Day, Antony Nakhla, MD, menyadur Vogue, Minggu (19/4/2026).

Beberapa peptide tertentu juga bisa membantu mengatasi lingkaran hitam di bawah mata, dengan meningkatkan mikro-sirkulasi dan mengurangi pemecahan hemoglobin di bawah permukaan. Hasilnya, area bawah mata tampak lebih segar dan terangkat.

Baca juga: 2 Trik Mudah Menutupi Kantung Mata dengan Makeup

Peptide untuk mengatasi masalah kantung mata

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

Cara kerja peptide pada kulit

Direktur bedah laser dan kosmetik Helen He, MD, membenarkan khasiat peptide.

Ada empat klasifikasi utama peptide yang sering dipakai dalam produk perawatan wajah, yakni:

  1. Signaling Peptides: Berfungsi memberikan instruksi pada sel tubuh untuk memproduksi lebih banyak kolagen dan elastin.
  2. Carrier Peptides: Bertugas mengantarkan mineral jejak seperti tembaga dan mangan ke dalam sel.
  3. Neurotransmitter-inhibiting Peptides: Mampu meniru aksi efek penenang layaknya prosedur Botox.
  4. Enzyme inhibitor Peptides: Berperan memblokir jalur biologis spesifik yang memicu timbulnya hiperpigmentasi dan kerusakan kolagen.

Baca juga: 3 Kandungan Skincare yang Dianjurkan untuk Usia 40 Tahun, Apa Saja?

Menurut dr. He, hasil yang signifikan dari bahan ini akan terlihat jika kamu menggunakannya secara konsisten.

Ia juga menyebutkan bahwa perbaikan warna dan tekstur biasanya mulai tampak dalam waktu empat minggu.

Sementara itu, untuk peningkatan produksi kolagen membutuhkan proses bertahap antara tiga hingga enam bulan.

Satu-satunya pengecualian adalah jenis argireline peptide yang mampu memberikan efek memudarkan kerutan lebih cepat layaknya Botox selama produk terus digunakan.

Baca juga: Nutrisi yang Dibutuhkan untuk Mencegah Kulit Keriput di Usia 50+

Perhatikan efek sampingnya

Ilustrasi mengoleskan eye creamTorik Danumaya Ilustrasi mengoleskan eye cream

Meskipun peptide topikal tergolong sangat aman bagi mayoritas orang, ada beberapa catatan yang patut kamu waspadai. Kulit di sekitar area bawah mata bertekstur amat tipis sehingga rentan mengalami iritasi.

Read More

Baca Juga