Listrik Padam di Medan, Pemilik Toko Pulsa dan Fotokopi Mengeluh Pendapatan Turun

MEDAN, KOMPAS.com – Pemadaman listrik massal di Sumatera, termasuk di Kota Medan, membuat sejumlah pelaku usaha mengeluh.

Hingga Sabtu (23/5/2026), listrik di sebagian wilayah Medan sudah menyala, sementara sebagian lainnya masih padam.

Dampak pemadaman listrik dirasakan Juita (37), pemilik toko pulsa di Jalan Bunga Kenanga, Kota Medan.

“Sekitar 7 jam lah padam listrik, dari semalam, hidupnya sekitar pukul 2 pagi tadi,” kata Juita saat ditemui di lokasi, Sabtu.

Toko Pulsa Tutup Lebih Cepat

Juita mengatakan, sehari-hari toko pulsanya buka mulai pukul 08.00 hingga 24.00 WIB. Namun akibat pemadaman listrik, usahanya terpaksa tutup lebih cepat.

“Kami jadi cepat tutup karena jaringan kan mati,” ucap Juita yang sedang bersih-bersih bersama suaminya.

Baca juga: Sudah 19 Jam Listrik Padam di Sebagian Wilayah Medan, Banyak UMKM Tutup

Menurut dia, pemadaman listrik membuat toko tidak bisa melayani pelanggan yang ingin membeli paket internet maupun melakukan transaksi elektronik seperti pengisian saldo e-wallet.

“Gak bisa ngapa-ngapain lah kita,” sebut Juita.

Tak hanya itu, dia bersama suaminya juga terpaksa begadang karena khawatir toko mereka dibobol maling di tengah kondisi gelap dan hujan deras.

“Udah la mati lampu, hujan lagi, tak ada pula sinyal. Ya takut lah kami nanti ada maling. Jadi jaga-jaga lah kami gak tidur,” ungkapnya.

“Karena di sini agak rawan. Makanya ini kami udah telat buka, jadi jam 10,” sambung Juita.

Ia berharap PLN segera memperbaiki gangguan listrik yang terjadi.

“Perbaiki aja lah kinerja PLN ini. Kalau engga bisa ya kasih aja ke pihak swasta,” tandasnya.

Usaha Fotokopi Tak Bisa Beroperasi

Keluhan serupa disampaikan Rustam, pemilik usaha percetakan dan fotokopi di Jalan Sutomo, Medan.

Hingga Sabtu pukul 16.00 WIB, listrik di tempat usahanya belum juga menyala.

“Dari sore sampai sekarang gak hidup-hidup. Ini lah bang, mau kayak mana lagi. Gak bisa beroperasi kami,” ucap Rustam.

Baca juga: Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Minta Maaf

Menurut dia, pemadaman listrik sangat memengaruhi pendapatannya karena banyak pelanggan akhirnya pergi.

“Biasanya ya banyak mahasiswa lah datang. Kan ini dekat Universitas Nomensen. Cuma mau gimana lagi, kita pasrah aja lah,” tuturnya.

Judul foto: Pemilik toko pulsa di Kota Medan mengeluhkan kerugian akibat pemadaman listrik yang membuat usaha mereka terganggu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Read More

Baca Juga