Lima Pemain Man Utd Tampil Buruk Saat Dikalahkan Brighton
Manchester United tersingkir dari Carabao Cup 2026-27 usai kalah 2-3 dari Brighton. Lima pemain disorot karena kesalahan yang memengaruhi permainan.

Kegagalan mempertahankan keunggulan dua gol membuat Manchester United tersingkir dari Carabao Cup 2026-27. Dalam pertandingan putaran ketiga melawan Brighton di Old Trafford, Setan Merah kalah 2-3 setelah kebobolan tiga gol. Dilansir dari Bola, penampilan lima pemain tuan rumah menjadi sorotan karena sejumlah kesalahan yang membantu lawan membalikkan keadaan.
Laga tersebut berlangsung pada Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Manchester United sempat memimpin melalui Shea Lacey pada menit kedelapan, kemudian Mason Mount menambah keunggulan dua menit berselang. Namun, Brighton berhasil membalikkan skor lewat Charalambos Kostoulas, Pascal Gross, dan Maxim De Cuyper.
Keunggulan awal Manchester United tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. Kelemahan di sektor pertahanan dan hilangnya penguasaan bola membuat tim tuan rumah kesulitan menghentikan kebangkitan Brighton.
Performa Karl Darlow di bawah mistar gawang menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian. Ia dinilai kurang sigap mengantisipasi tembakan Charalambos Kostoulas yang mengarah ke tiang dekat, sehingga peluang tersebut tidak berhasil dihentikan dengan baik.
Masalah juga terlihat ketika Pascal Gross mencetak gol kedua Brighton. Darlow terlambat memberikan reaksi terhadap situasi tersebut. Meski demikian, tanggung jawab atas gol yang bersarang di gawang Manchester United tidak hanya berkaitan dengan penampilan sang kiper, sebab barisan pertahanan juga gagal memberikan perlindungan yang cukup.
Diogo Dalot mengalami kesulitan ketika menghadapi tekanan Brighton. Salah satu kesalahannya terjadi saat ia melakukan sapuan yang terburu-buru. Bola justru jatuh ke penguasaan pemain lawan dan situasi itu segera dimanfaatkan Brighton untuk menyamakan kedudukan beberapa detik kemudian.
Kegagalan membuang bola dengan aman memperlihatkan persoalan dalam upaya Manchester United mengamankan area pertahanan. Kesalahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kejadian yang membuat keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama.
Ayden Heaven turut mendapat sorotan karena kurang agresif dalam menghadapi ancaman di area pertahanan. Ketika Kostoulas bersiap melepaskan tembakan, ia tidak memberikan tekanan yang memadai kepada penyerang Brighton tersebut.
Masalah konsentrasi kembali terlihat dalam proses terciptanya gol ketiga Brighton. Heaven kembali kehilangan fokus pada momen penting, sehingga gagal membantu Manchester United menghentikan serangan lawan.
Noussair Mazraoui juga tidak mampu memberikan dukungan pertahanan yang cukup dalam situasi yang melibatkan Kostoulas. Ia terlambat membaca arah ancaman dan tidak segera memberikan bantuan kepada Heaven ketika penyerang Brighton itu memperoleh ruang untuk bergerak.
Kurangnya koordinasi antara kedua pemain tersebut memperberat tugas lini belakang Manchester United. Dalam situasi yang membutuhkan respons cepat, Mazraoui tidak berhasil memberikan perlindungan yang diperlukan untuk membatasi pergerakan lawan.
Selain persoalan di lini belakang, Benjamin Sesko juga dinilai belum memberikan kontribusi yang cukup bagi Manchester United. Pada babak pertama, penyerang tersebut lebih banyak berada di area tengah ketika timnya harus menghadapi tekanan dan bertahan dari serangan Brighton.
Perannya dalam menjaga penguasaan bola turut menjadi masalah. Sesko kehilangan bola dalam rangkaian serangan yang berujung pada gol pertama Brighton. Ia kembali gagal mempertahankan bola ketika tim tamu mencetak gol kedua.
Situasi tersebut membatasi kemampuan Manchester United untuk mempertahankan keunggulan sekaligus mengembangkan serangan. Ketika Brighton mulai menguasai jalannya pertandingan, Sesko tidak cukup efektif dalam menahan bola maupun memberikan tekanan kepada lawan.
Kesulitan mempertahankan penguasaan bola membuat lini depan Manchester United kehilangan salah satu pilihan untuk meredakan tekanan. Bersamaan dengan kesalahan yang terjadi di sektor pertahanan, kontribusi Sesko yang terbatas memperburuk keadaan hingga timnya harus menerima kekalahan 2-3 dan mengakhiri perjalanan di Carabao Cup 2026-27 pada putaran ketiga.
Sumber: www.suaralandak.co.id. Baca selengkapnya di sumber
Artikel terkait
Berita terbaru
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pendaftaran Mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026
Super League -Persebaya bermain imbang 1-1 lawan Persijap
Pesepakbola Persebaya Surabaya Miguel Pereira (kiri) dihadang oleh pemain Persijap Jepara Zidane Pramudya (kedua kiri) saat laga pekan kedelapan BRI Super ...
Carrick Tegaskan Manchester United Haus Kemenangan jelang Hadapi Chelsea
Pelatih Manchester United Michael Carrick menegaskan timnya haus kemenangan menjelang lawatan ke markas Chelsea, Sabtu, 31 Oktober 2026 malam WIB. Setan Merah membutuhkan hasil...
Sundulan Mitrevski Selamatkan Persebaya dari Kekalahan
Risto Mitrevski menyelamatkan Persebaya dari kekalahan saat menghadapi Persijap Jepara. Laga pekan kedelapan Super League berakhir imbang 1-1.
