Lawan Bhayangkara FC, Bernardo Tavares Ingatkan Bonek Tak Bebani Persebaya Jadi Juara Super League 2026/2027

Persebaya Surabaya akan menjalani pekan pertama Super League musim 2026/2027 ini dengan melawan Bhayangkara FC pada Sabtu (5/9/2026), di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung. Persebaya sendiri mempunyai target untuk menjadi juara Liga 1 musim ini.
Sang pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menilai laga ini tidak akan mudah karena Bhayangkara FC menjadi salah satu tim kuat.
Bhayangkara FC Peringkat 5 Musim 2025/2026
Musim sebelumnya, Bhayangkara berakhir di peringkat kelima klasemen di bawah Persebaya yang menempati peringkat empat. Musim ini Bhayangkara juga tidak banyak kehilangan pemain kunci. Sehingga mereka bisa membangun chemistry lebih baik lagi dari musim sebelumnya.
Baca Juga: Ferry Paulus Pastikan El Clasico Liga 1 Persija Vs Persib di GBK, Mabes Polri Sudah Memberi Izin Resmi
Berbanding terbalik dengan Persebaya yang dihuni banyak pemain baru. Untuk pemain asing berjumlah 10 orang, tiga diantaranya merupakan pemain lama dan sisanya baru direkrut musim ini.
“Pemain-pemain mereka (Bhayangkara FC) bagus-bagus dan sudah berpengalaman di Super League. Mereka juga mendatang pemain-pemain asing yang juga bagus,” kata Tavares.
Pelatih asal Portugal itu menekankan untuk melawan Bhayangkara, anak-anak asuhnya harus membutuhkan persiapan yang matang.
Intensitas Latihan Persebaya Semakin Meningkat
Baca Juga: Persija Jakarta Kehilangan 5 Pilar Jelang Lawan Borneo FC, Shin Tae-yong Gunakan Strategi Ini!
Meskipun Persebaya Surabaya menjadi juara Piala Presiden 2026, hal tersebut tidak berdampak pada laga ini. Tentu tensi laga ini berbeda dari sebelumnya. Apalagi Persebaya juga memiliki target menjadi juara Super League 2026/2027.
Tavares pun mengingatkan Bonek, sebutan suporter Persebaya, untuk tidak membebani pasukan Bajul Ijo merengkuh juara Super League 2026/2027, meskipun skuad sekarang sudah bagus dan bersaing dengan tim-tim besar.
Bek Persebaya, Yuran Fernandes mengatakan, intensitas latihan semakin meningkat dan permainan juga mengalami perkembangan positif.
“Menghadapi laga perdana melawan Bhayangkara FC di Super League musim 2026/2027 bukanlah perkara yang mudah. Mereka memiliki intensitas permainan yang bagus. Jadi ketika bertanding, tempo permainan menjadi tinggi,” kata Yuran.
Baca Juga: I.League Ubah Lagi Aturan Super League, Batasi Pembuatan Konten Selebgram dan Influencer!
Pada musim sebelumnya, Persebaya tidak pernah menang atas Bhayangkara. Pada pertemuan pertama keduanya bermain imbang. Kemudian, pertemuan kedua Persebaya harus mengakui keunggulan sang lawan di Stadion Gelora Bung Tomo.
Meskipun demikian, pemain berusia 31 tahun itu tidak ambil pusing dengan hasil musim lalu. Ia tetap fokus pada laga esok untuk meraih tiga poin penuh. Ia menambahkan seluruh skuad menjalankan strategi yang sudah dipersiapkan matang oleh pelatih Bernardo Tavares. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)
Artikel terkait
Berita terbaru
Dirikan Klub Sepak Bola Amputasi PERSAS, Khusnul Yakin Wisuda di Umsura dan Raih Beasiswa S2 Hukum
Perjalanan Khusnul Yakin menuju panggung wisuda Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) bukanlah perjalanan yang mudah. Terlahir sebagai penyandang disabilitas tunadaksa
Deteksi Dini TBC di Permukiman Lampung Masih Lemah
Upaya menemukan penderita tuberkulosis (TBC) sejak dini masih menjadi tantangan dalam penanganan penyakit tersebut.
Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda
PSSI dikabarkan tak lagi prioritaskan pemain keturunan Belanda untuk Timnas Indonesia. Regulasi non-EU dan KNVB menjadi pertimbangan dalam perubahan arah.
Derby della Madonnina: AC Milan Hajar Inter 3-1, Pulisic dan Moreira Bersinar
EKSPOSKALTIM, Milan - AC Milan keluar sebagai pemenang dalam Derby della Madonnina pertama musim 2026/27 setelah menghajar Inter Milan 3-1 di Stadion ...
