Lagi Cuci Sendok Semen di Sungai Cikapundung Bandung, Pekerja Bangunan Hilang Terseret Air Bah

Selasa 19 May 2026 13:29 WIB
Korban diketahui merupakan salah seorang pekerja di Pondok Pesantren Nurul Huda.
Foto: Antara 
Korban kapal tenggelam (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Seorang pria Johan (56 tahun) dilaporkan hilang terseret arus aliran Sungai Cikapundung, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Kamis (14/5/2026) sore. Tim penyelamat gabungan tengah melakukan pencarian terhadap korban.
Salah seorang relawan BBWS Cikapundung Awan (21 tahun) mengatakan korban diketahui merupakan salah seorang pekerja di Pondok Pesantren Nurul Huda. Ia mengatakan korban tengah melakukan perbaikan tembok sungai di kawasan tersebut.
Ia mengatakan debit air Sungai Cikapundung terbilang rendah dan tenang. Namun, tiba-tiba air bah datang dengan kecepatan tinggi dan volume yang besar.
“Korban lagi mau cuci sendok tembok sama ember di sungai, tiba-tiba air bah datang,” ucap dia.
Ia mengatakan korban sempat berupaya mengevakuasi diri akan tetapi bertemu jalan buntu. Selanjutnya, terdapat warga yang melihat kepala korban muncul di permukaan air.
“Ketahuannya sama warga ada yang liat kepalanya di air,” kata dia.
Artikel terkait
Berita terbaru
Persib Bisa Salip Singapura dan Vietnam di Ranking AFC? Ini Hitung-hitungan Jika Menang di Kandang Melbourne Victory
Persib berpeluang mendongkrak ranking AFC Indonesia jika menang atas Melbourne Victory. Simak hitung-hitungan poin dan peluang salip Vietnam serta Singapura.
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah Disabilitas pada 2027
DPRD Dorong Dishub Bandar Lampung Bangun Fasilitas Penyeberangan Ramah
LPPM UWG Malang Bidik Hibah Riset Nasional dan Publikasi Scopus, 70 Dosen Digembleng Empat Profesor
Program ini dirancang untuk mempersiapkan dosen agar semakin kompetitif dalam memperoleh pendanaan penelitian nasional sekaligus meningkatkan peluang publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi.
Lapangan Maha Mulai Produksi, Pasokan Gas Nasional Bertambah
Lapangan West Ganal mulai produksi gas
