Kemenangan Indonesia Semalam Sudahi Penantian 38 Tahun

Pesepak bola Timnas Indonesia Nathan Tjoe A On berebut bola dengan pemain Oman dalam laga FIFA Match Day melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Indonesia mengalahkan Oman dengan skor 3-0.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Timnas Indonesia menyudahi penantian 38 tahun untuk mengalahkan Oman setelah menang 3-0 pada pertandingan persahabatan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Pada pertandingan ini Indonesia berhasil mengalahkan Oman berkat gol dari Justin Hubner, Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen, demikian catatan FIFA.
Terakhir kali Indonesia berhasil mengalahkan Oman terjadi pada 18 Januari 1988 dengan skor 3-0 pada ajang King’s Cup di Thailand. Selanjutnya Indonesia akan kembali melakoni pertandingan persahabatan menghadapi Timnas Mozambik di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB.
Indonesia mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu ketika laga dimulai dan sempat memberikan ancaman melalui sundulan Nathan Tjoe-A-On yang dapat dihalau lini pertahanan Oman. Pasukan Garuda berhasil unggul terlebih dahulu pada menit 13 setelah umpan tendangan bebas Nathan dapat disambut sundulan Justin Hubner sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Indonesia dapat menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 berkat gol Ole Romeny yang berhasil melewati lini pertahanan Oman pada menit 27.
Oman sempat memiliki peluang untuk setidaknya menyamakan kedudukan setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti sebab Hubner melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Hatem Al Rushadi yang maju sebagai algojo gagal melaksanakan tugasnya dengan baik setelah tendangannya dapat dibaca oleh Emil Audero sehingga gawang Indonesia masih aman dari kebobolan. Pada sisa waktu babak pertama, Indonesia mendominasi penguasaan bola dan tempo, namun hingga turun minum skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Indonesia kembali memperagakan permainan menyerang dan mampu menambahkan keunggulan menjadi 3-0 pada menit 57 melalui gol Ragnar Oratmangoen. Setelah tertinggal dua gol, Oman berusaha untuk memperkecil ketertinggalannya lewat tendangan dari Musaab Hamed Almamari yang masih belum menemui sasaran.
Ole Romeny sempat memiliki peluang untuk mencetak gol keduanya pada pertandingan ini, akan tetapi tendangannya masih dapat dibendung lini pertahanan Oman. Selanjutnya giliran Saddil Ramdani yang menciptakan peluang untuk Indonesia, namun tendangannya masih menyamping dari gawang Oman.
Oman sempat memiliki peluang emas lewat tendangan keras Ahad Alhabshi Almusahikhi, namun bola tersebut dapat ditepis oleh Emil Audero. Pada waktu yang tersisa, Oman terus berupaya untuk setidaknya memperkecil ketertinggalan, akan tetapi hingga laga usai, skor 3-0 untuk kemenangan Indonesia tetap bertahan.
sumber : Antara
Artikel terkait
Berita terbaru
JEC Dorong Pemeriksaan Mata untuk Tingkatkan Performa Pesepakbola
JEC menyoroti pentingnya kesehatan mata, dominansi silang, dan kemampuan membaca permainan untuk mendukung performa pesepakbola sejak usia dini.
Takluk dari Kendal Tornado FC, Coach Tavares Ambil Tanggung Jawab
Kekalahan yang menyakitkan harus diterima Persebaya saat mengawali kiprahnya di Grup G I.League Cup 2026/27. Di tengah hasil minor tersebut, Bernardo Tavares memilih mengambil...
Berpakaian Adat Khas Melayu, Kepala MAN 3 Bungo H. Haidir Hadiri Agenda Nasional di Masjid Istiqlal Jakarta
Jakarta — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bungo, H. Haidir, menghadiri rangkaian agenda kunjungan dan kegiatan formal tingkat nasional yang dipusatkan di Masjid...
Profil Jesus de Miguel, Jejak Karier Penyerang CD Tenerife yang Meninggal Dunia
Profil dan perjalanan karier Jesús de Miguel Alameda, penyerang CD Tenerife yang meninggal dunia pada usia 30 tahun.
